Month: April 2014

Opini Rendra: Mempertimbangkan Tradisi

Opini Rendra: Mempertimbangkan Tradisi

*Catatan Editor: Tulisan di bawah merupakan opini dari seorang perihal karya-karyanya yang sering dianggap pengamat sebagai sebuah pembaruan. Lewat tulisan ini, Rendra menjabarkan bagaimana proses kreatif karya-karyanya yang masyhur itu dan apa hubungannya dengan tradisi. Di dalamnya, terselip pula kritikan dari Rendra kepada pelaku budaya Jawa yang dianggapnya kurang paham dengan budaya Jawa itu sendiri. …

+ Read More

Spesial Rendra

Spesial Rendra

Selamat tanggal tua para pecinta sastra! Bagaimana kabarnya? Sejenak, lupakan lah dulu dompetmu yang menipis sambil menunggu gaji turun. Sembari menunggu hari buruh dan tentu saja, tanggal gajian, kami ingin mempersembahkan edisi spesial Rendra ini kepada kamu sekalian. Banyak orang yang menganggap Rendra ‘hanyalah’ seorang penyair yang pembacaan puisinya selalu sesak oleh penonton. Banyak pula …

+ Read More

[Cerpen] Wolesman

[Cerpen] Wolesman

Nama gue Jono. Tapi gue lebih seneng dipanggil John. Inget ya, John, bukan Jon. Ada penekanan di huruf ‘O’nya, biar mirip orang bule. Gue berkulit sawo matang nan menggoda, plus otot bisep yang bisa bikin cewek klepek-klepek. Gue selalu potong rambut model mohawk pendek, biar kelihatan garang. Tinggi gue standar, 170an. Tinggi yang cukup untuk …

+ Read More

Lomba Menulis Cerpen dan Cerbung dari Femina (DL 15 September dan 30 November 2014)

Lomba Menulis Cerpen dan Cerbung dari Femina (DL 15 September dan 30 November 2014)

Dengan berkembangnya dunia kepenulisan secara digital beberapa tahun belakangan, tidak membuat akses menulis di media cetak menjadi semakin berkurang. Sebaliknya, dengan sinergis yang tepat, media cetak dan media digital dapat berjalan beriringan dan saling menguatkan. Hal itu dipahami dengan baik oleh Majalah Femina. Salah satu legenda dalam dunia literasi Indonesia, utamanya dalam konteks perempuan. Terbukti, …

+ Read More

Arti Kata Subversi dan Subversif

Arti Kata Subversi dan Subversif

Bahasa Indonesia memang bahasa yang masih hijau dan muda. Usianya belum lah selama bahasa-bahasa lain yang sudah lebih dulu ada, seperti bahasa daerah misalnya. Bahasa Indonesia baru lahir di tahun 1928, ketika sumpah pemuda. Bahkan, ketika lahir itu, orang masih belum bisa merumuskan dengan detail bagaimana sebenarnya bahasa Indonesia itu. Sebagai bahasa yang baru dan …

+ Read More