Arti kata Kemala, Kumala, dan Gemala

Kata kemala merupakan kata yang jarang digunakan oleh masyarakat. Karena memang arti kata kemala sendiri tidaklah terlalu nyata dan terkesan imajiner. Makna kata kemala terkesan mistis, walaupun mengandung makna yang indah. Karena mistis dan tidak nyata itulah, kata kemala masih jarang digunakan oleh masyarakat.
Hal yang sama juga berlaku untuk kumala dan gemala, keduanya merupakan kata yang jarang digunakan. Arti kata kumala dan arti kata gemala sendiri, sebenarnya adalah sama dengan kemala. Kemala merupakan kata yang benar, sedangkan kumala dan gemala merupakan bentuk kata salah kaprahnya, atau (mungkin) merupakan dialek daerah tertentu. Sedangkan untuk makna kata kumala dan makna kata gemala sendiri pada dasarnya adalah sama dengan makna kata kemala. Jadi ketiga kata ini bermakna indah.
Apa sebenarnya makna dan arti kata dari kemala? Langsung saja, tanpa perlu berlama-lama lagi, inilah arti kata kemala:

ke•ma•la n batu yg indah dan bercahaya (berasal dr binatang), banyak khasiatnya dan mengandung kesaktian

Jadi jelas sudah bahwa kemala merupakan batu yang sakral. Mengandung kesaktian adalah sebuah acuan yang jelas bahwa kemala menyimpan banyak makna mistik di dalamnya. Kesan mistis dan ketidaknyataannya membuat baik kemala, kumala, dan gemala menjadi kata yang tidak populer di kalangan masyarakat sekarang.
Namun dalam dunia sajak dan puisi, kata kemala cukup populer. Bahkan di awal kemunculan Bahasa Indonesia, yang ditandai dengan munculnya puisi dari Muhammad Yamin, terdapat kata kemala. Kata itu digunakan oleh Yamin dalam puisinya yang berjudul kemegahan. Di situ, kata kemala muncul setelah kata intan. Karena memang kemala adalah perpaduan yang kuat untuk intan. Batu yang indah dan bercahaya.
Itulah tadi arti kata dari kemala, dan mengikuti dua kata yang bermakna sama dengan kemala, yaitu kumala dan gemala. Semoga dapat menambah wawasan sahabat sastra semua. Jangan segan untuk menuliskan kritik dan saran untuk penulis yang masih dangkal pengetahuannya ini. Terima kasih untuk perhatiannya.

This entry was posted in Kamus and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>