Arti Kata Pendar

Tak disangka, sumpah yang dilakukan pada 1928 lalu, telah menjadi inspirasi besar bagi sebuah bahasa yang sangat bermanfaat bagi negara kita saat ini: bahasa Indonesia. Kita sudah sewajarnya merasa beruntung, karena negara kita memiliki sebuah bahasa persatuan yang dapat menjembatani komunikasi dari sabang sampai merauke. Kalau kita bandingkan dengan Malaysia, kita akan melihat fakta bahwa mereka tidak memiliki satu bahasa nasional yang paten, akhirnya, penggunaan bahasa sehari-hari pun rancu antara bahasa Inggris dan bahasa Melayu. Indonesia? Dari Sabang sampai Merauke, presentase penggunaan bahasa Indonesia lebih dari 90%.

Meskipun hampir semua orang Indonesia bisa berbahasa Indonesia, bukan berarti semua kata dalam bahasa Indonesia dipahami oleh orang-orang. Salah satu contohnya adalah kata pendar. Meskipun sudah sering diucapkan dan digunakan dalam berbagai karya sastra, namun arti kata pendar, masih kurang diketahui oleh masyarakat. Karena itu, artikel ini akan membahas mengenai arti kata pendar.

Tak perlu berlama-lama lagi, mari kita langsung saja menuju arti kata pendar:

pen·dar n cahaya spt yg tampak pd lendir kelemayar atau pd permukaan laut pd malam hari dsb;

– cahaya 1 pemancaran cahaya pd suhu kamar krn pengaruh bermacam-macam sebab (mekanika, listrik, cahaya, kalor, atau kimia); 2 gas pd tekanan dan suhu rendah yg dialiri arus listrik dan memancarkan cahaya;

 

ber·pen·dar v bercahaya spt lendir kelemayar;

 

ber·pen·dar-pen·dar v 1 berkelip-kelip (mengeluarkan pendar): tampak kunang-kunang ~ di kejauhan; 2 berkunang-kunang (tt mata): matanya ~ dan kepalanya pening;

 

pen·dar·an n sesuatu yg berpendar;~ kimia gejala berpendarnya suatu zat krn reaksi kimia tertentu;

 

ber·pen·dar·an v berpendar-pendar: kala itu puluhan kembang api ~ meluncur ke angkasa

 

Itulah tadi arti kata dari pendar. Seperti kita tahu, kata pendar ini sangat sering digunakan dalam puisi dan karya sastra lainnya. Sebut saja salah satunya adalah puisi dari Sapardi Djoko Damono (SDD) yang berjudul Narcissus.

Semoga dengan adanya artikel ini, dapat bermanfaat untuk anda. Misalnya, sebagai inspirasi untuk penggunaan kata pendar yang tepat pada karya sastra anda berikutnya. :)

This entry was posted in Kamus and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>