Arti Kata Tirani

Di tahun 2014 ini, sekali lagi kita disibukkan dengan hingar-bingar pesta demokrasi yang melanda negeri ini. Dana trilyunan dikeluarkan untuk menyambut pesta ini. Dimulai dari masa kampanye pada Maret lalu, sekarang kita menuju pada puncak acara: pemilihan presiden 2014 yang tentu saja menegangkan.

Membahas tentang pemilu, artinya kita membicarakan pemerintahan dan politik. Dua buah kata yang sebenarnya bagi banyak orang dianggap tidak penting, tapi harus dilakukan. Ya, di Indonesia ini banyak sekali orang yang terang-terangan membenci politik. Namun, sebesar apapun rasa bencinya, tetap saja mereka tak dapat memungkiri, politik itu penting. 

Merujuk pada politik dan pemerintahan, salah satu kata yang cukup sering muncul di zaman dahulu adalah kata ini: Tirani.

Ya, anggapan beberapa orang yang mengalami masa orde baru, sering menyebutnya sebagai pemerintahan tirani. Pemerintahan tirani sering disebut dalam puisi-puisi para penyair terkenal di kala itu. Salah satunya, sebut saja Wiji Thukul.

Sekarang, penggunaan kata tirani sudah tidak sebanyak dahulu, namun menurut kami, pemahaman masyarakat akan arti dari kata tirani ini masih lah sangat penting. Untuk itulah, dalam tulisan kali ini, kami akan membahas, apa itu arti kata tirani.

Hal ini kami lakukan agar masyarakat tidak sembarangan dalam mengatakan tirani. Mengingat sensitif-nya isu ini di kalangan masyarakat umum dan tentunya pemerintahan. Dengan memahami hakekat dan arti kata yang paling tepat dari tirani, kami berharap masyarakat saat menggunakan kata tirani pun benar-benar paham apa yang dimaksudnya. Karena bahasa memang selalu penting.

Langsung saja, inilah arti kata dari tirani:

ti·ra·ni n 1 kekuasaan yg digunakan sewenang-wenang; 2 negara yg diperintah oleh seorang raja atau penguasa yg bertindak sekehendak hatinya: di bawah pemerintahan yg bersifat — , kedaulatan rakyat akan hilang

Seperti yang sudah kami bahas sebelumnya, kata tirani ini banyak digunakan oleh sastrawan masa lampau yang terkenal. Salah satu sajak yang menggunakan kata tirani ini adalah sajak Bunga dan Tembok karya Wiji Thukul.

Sekali lagi, menurut kami kata tirani bukanlah kata sembarangan yang bisa kita tujukan seenaknya kepada para presiden, apalagi yang sedang menjabat. Karena itu, bijaklah dalam menggunakan kata tirani ini.

This entry was posted in Kamus and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Arti Kata Tirani

  1. Pingback: Biografi Singkat Widji Thukul | SastraNesia

  2. Pingback: Site Title

  3. Pingback: Biografi Tokoh Idola – Site Title

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>