Author: Zahra Anjani Musa

Jodohnya Sunyi

Jodohnya Sunyi

Gadis itu terpekur Menghitung waktu tak terukur Sekata dua kata ia melindur Yakin hati tidak tertidur Ibunya masuk menegur Dikatanya telah siap bubur Dagu sang dewita terlantur Hanya terangguk tanpa tutur Terpekur, ia kembali ke kata sepi Dipikirnya kapan hidupnya rapi Tiada teman mengisi hati Sangsi pula cinta yang menanti “Sendiri, dia akan berakhir sendiri,” …

+ Read More

takdir

takdir

Takdir Kuajak hujan itu turun dari Atap rumah kita Agar ia tahu Tanah bukanlah kuburan pengap dan rahim Kematian di masa depan Ia hanya, Gundukan kaku yang sedia menampung Setiap pijakan Cinta atau benci… Malang, 11/11/2020

PUJANGGA BERSYAIR

PUJANGGA BERSYAIR

Belaian malam Begitu indah memeluk sepiku Rindu menyapa lembut Tergenggam erat sebuah kisah Antara detik yang melaju ingin ku selimuti bayang-bayang sepi Walau bayangan itu kian memudar kusapu bekas kenangan berlalu aku masih seperti kemarin Masihpun disini diriku pada waktu namun kau tak jua melaju menuju ke arahku Mungkinkah Aku harus berlalu mengalah pada sang …

+ Read More

Rumput

Rumput

hampar ilalang mengering jadi hitam ku berjalan di padang, bawa air tinggal setitik aduhai betapa terik, aku mestinya tunggu malam mengira-ira hanya akan datangkan pelik ini rerumputan milik siapa? ditinggal mati habis dilumatkan api tiada satu yang meratapi, menangisi itu rerumputan mengapa bisa? bangkit dari maut jadi kembali ada menghijau melambai seperti ‘kan selamanya sudah …

+ Read More

Terpendam

Terpendam

Segenang harapan, yang menumpuk beku didasar hati sana membisu seakan itu palsu, tapi itu memanglah benar adanya Ragu mengungkapkan karena takut tak ada balasannya Apakah mungkin ini bukan rasa yang sebenarnya