Author: candra kurniawan

Senja, Merelakan, Memaafkan

Senja, Merelakan, Memaafkan

Senja, Merelakan, Memaafkan Aku benci Senja. Kamu tahu mengapa dulu aku tidak menyukai senja ? Karena senja memberikan keindahan dan kenyamanan namun hanya hadir sebentar saja, lalu berganti malam yang dingin dan kehampaan yang pekat. Senja berada di ambang terang menuju gelap, berwarna jingga, warna bagi penikmat luka. Senja pemisah siang dan malam, seakan ia …

+ Read More

Syair Gempa Nusantara

Syair Gempa Nusantara

Gempa Nusantara Nusantara berguncang kembali Wilayah berapi penuh gunung api Api yang mulai menggelora Mengeluarkan yang terpendam Mengguncang dosa dan dendam Menghancurkan angkuh dan sombong Meluruskan yang bengkok Merubah yang lama menjadi baru Korupsi tiada henti Maksiat terus terjadi Dosa menggunung Bagai buih di lautan. Langit tak dianggap Tanah tak diinjak Laut tak dicuci Angin …

+ Read More

Dia Yang (Selalu) Mengasihi

Dia Yang (Selalu) Mengasihi

Sejenak Aku tenggelam oleh dinginnya Air mata, keringat dan darah, Hingga aku lupa bagaimana rasanya kembali ke Permukaan, Kau yang membuatku menjadi seperti sampah onggokan kotoran, Tetapi Kau juga yang membuatku Menjadi Berlian. Aku tak mengerti mengapa Kau Membuangku Disini, Menjagaku Disini, Dan Mencintaiku Disini. Yang ku tau hanyalah Berjuta kali Ku Membenci-Mu, Mengkhinati-Mu dan …

+ Read More

Kandas

Kandas

Kandas Malam Minggu, malam yang kutunggu-tunggu. Malam yang cerah berhias lampu-lampu kendaraan nan megah. Malam kencan dengan sang pujaan hati. Setelah melewatkan rutinitas yang membosankan -mandi, keramas, dan menggosok gigi-, aku segera bersiap-siap. Jam tanganku menunjukkan angka delapan. Kurapikan kemeja dan celana jeans sembari mengencangkan ikat pinggang. Bergaya necis, dan tidak lupa mengecek saldo lewat …

+ Read More