Author: Pengembara Mimpi

(Esai) Seni Menemukan Cinta

(Esai) Seni Menemukan Cinta

Eksistensi manusia adalah ko-eksistensi. Begitu ungkapan Gabriel Marcel. Tidak ada manusia yang bisa hidup sendirian tanpa orang lain. Adanya manusia berarti ada bersama dengan hidup orang lain. Seperti saya, sesamapun hadir sebagai subjek dengan keunikan & ciri khas yang di miliki. Kehadiran orang lain bukan sebagai objek bagi diriku, melainkan subjek seperti halnya diriku. Kekuatan …

+ Read More

(Cerpen) Pesan Dari Seorang Guru

(Cerpen) Pesan Dari Seorang Guru

Jingga meraja di ufuk barat. Semilir angin berhembus menyapa wajah-wajah lelah. Kulipat goni tempat ikan-ikan sungai yang sudah terjual habis. Orang-orang berkerumun menunggu robin yang akan mengantarkan kami pulang ke kampung. Di antara wajah orang-orang tadi ada satu wajah teduh yaitu wajah guruku, bu Aisyah, kami memanggilnya. Bu Aisyah tak sadar dengan keberadaanku karena ia …

+ Read More

(Esai) Kisah yang Mengukir Imajinasi Kolektif

(Esai) Kisah yang Mengukir Imajinasi Kolektif

Oleh Muakhor Zakaria Dosen perguruan tinggi La Tansa, Rangkasbitung, Banten Selatan   Sepanjang abad umat manusia selalu membangun dongeng-dongeng fiktif dalam pikirannya. Apalagi ketika mereka bermaksud membangun tata sosial baru, selalu saja menciptakan cerita-cerita baru untuk menggeser cerita lama yang dianggap tandingannya. Revolusi terjadi dengan cara-cara seperti itu, di negeri manapun. Propaganda dan hoaks, bukanlah …

+ Read More

(Esai) Lawan Corona dengan Membaca Sastra Berkualitas

(Esai) Lawan Corona dengan Membaca Sastra Berkualitas

“Sering saya bertanya-tanya, ada apa dengan diri saya? Apa yang salah pada diri saya? Apakah saya ini menderita semacam penyakit? Sering saya merasa bahwa kehidupan sehari-hari saya adalah penyakit, meski tak pernah mengerti penyakit apa yang bersarang di tubuh saya?” Oleh: Feri Malik Kusuma Untuk pertama kalinya perspektif sejarah sastra terfokus pada novel “Pikiran Orang Indonesia” (POI). Beberapa …

+ Read More

(Puisi) Noda di Penghujung Bulan Desember

(Puisi) Noda di Penghujung Bulan Desember

Karangan Ayu Stiarahayu Kala itu semua hari nampak semu Kala itu semua waktu nampak pilu Kala itu ingatan mulai memacu  Mengarah tegak pada satu  Satu hal yang baru  Baru dialaminya nampak semua kisah Terserap di penghujung resah  Jam tak sengaja mengusap seluruh Ya… Seluruh kerapuhan lewat kejauhan  Nampak sekilas asa berkobar untuk melihat Tapi dirasa …

+ Read More