Biografi Singkat WS. Rendra

Rendra, nama yang sudah tidak asing lagi dikalangan penyair Indonesia masa kini. Namanya memang seakan abadi dalam balutan karya-karyanya yang anti-mainstream kala itu. Sekarang, mari kita sedikit lebih mengenal Rendra dan karya-karyanya melalui biografi singkat yang kami sadur dari buku Mempertimbangkan Tradisi yang merupakan kumpulan opini dari Rendra di media massa.

Rendra, lahir 7 November 1935 di Solo, Jawa Tengah. Pernah kuliah di Jurusan Sastra Barat Fakultas Sastra dan Kebudayaan Universitas Gadjah Mada (tidak tamat), kemudian memperdalam pengetahuan di American Academy Of Dramatical Arts, AS (1964-67). Sepulang dari Amerika Serikat membentuk Bengkel Teater di Yogyakarta dan sekaligus menjadi pimpinannya. Tahun 1954 ia mengikuti Seminar Sastra di Universitas Harvard, AS, dan tahun 1971 dan 1979 mengikuti Festival Penyair Internasional di Rotterdam, Belanda.

Dramanya, Orang-orang di Tikungan Jalan, memperoleh Hadiah Pertama Sayembara Drama Bagian Kesenian Kementerian P dan K Yogyakarta tahun 1954. Tahun 1956 cerpennya mendapat hadiah dari majalah Kisah. Tahun 1957 memperoleh Hadiah Sastra Nasional BMKN untuk kumpulan sajaknya, Ballada Orang-orang Tercinta (1957). Tahun 1968 sajak-sajaknya memperoleh hadiah dari majalah Horison, Dan tahun 1976 mendapat Hadiah Pertama dari Yayasan Buku Utama Departemen P dan K untuk bukunya, Tentang Bermain Drama (1976). Tahun 1970 Rendra menerima Anugerah Seni dari Pemerintah RI dan tahun 1975 memperoleh Hadiah Akademi Jakarta.

Karya-karyanya yang lain: Empat Kumpulan Sajak (1961, 1978), Ia Sudah Bertualang (1963), Blue Untuk Bonnie (1971), Sajak-sajak Sepatu Tua (1972), dan Potret Pembangungan dalam Puisi (1980). Sajak-sajaknya banyak diterjemahkan ke bahasa Inggris, Belanda, Jerman, Prancis, Jepang, Rusia, dan lain-lain. Di samping itu, Rendra juga banyak menerjemahkan drama ke bahasa Indonesia, antara lain karya Sofokles: Oidipus Sang Raja (1976), Oidipus di Kolonus (1976), dan  Antigone (1976).

Nantikan beberapa karya Rendra yang membuatnya namanya tersohor di sastranesia.com.

Your ads will be inserted here by

Easy AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot OR
Suppress Placement Boxes.

This entry was posted in Tokoh and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

45 Responses to Biografi Singkat WS. Rendra

  1. Pingback: Puisi Rendra Sajak Sebotol Bir | SastraNesia

  2. Pingback: Opini WS Rendra: Melawan Mesin (Bagian 1) | SastraNesia

  3. Pingback: Opini Rendra: Melawan Mesin (Bagian 2) | SastraNesia

  4. Pingback: Kumpulan Puisi Wiji Thukul dalam Gambar | SastraNesia

  5. Pingback: Arti kata petuah | SastraNesia

  6. Pingback: Arti Kata Klerek | SastraNesia

  7. Pingback: Sajak Matahari Oleh WS. Rendra | SastraNesia

  8. Pingback: Arti Kata Pongah | SastraNesia

  9. Pingback: Opini Rendra tentang Simbolisme Sultan Hamengku Buwono I | SastraNesia

  10. Pingback: Simbolisme Sultan Hamengku Buwono (Bagian 2) | SastraNesia

  11. Pingback: Simbolisme Sultan Hamengku Buwono I (bagian 3) | SastraNesia

  12. Pingback: Simbolisme Sultan Hamengku Buwono I (Bagian 4-akhir) | SastraNesia

  13. Pingback: Sajak Mata-mata Karangan WS. Rendra | SastraNesia

  14. Pingback: Arti Kata Kolektif | SastraNesia

  15. Pingback: Sajak Orang Kepanasan Oleh WS Rendra | SastraNesia

  16. Pingback: Arti Kata Mekanis | SastraNesia

  17. Pingback: Sajak Peperangan Abimanyu Karangan WS Rendra | SastraNesia

  18. Pingback: Arti Kata Dogma | SastraNesia

  19. Pingback: Arti Kata Statis (dan Dinamis) | SastraNesia

  20. Pingback: Spesial Rendra | SastraNesia

  21. Pingback: Arti Kata Kompeni | SastraNesia

  22. Pingback: Sajak Pertemuan Mahasiswa oleh WS Rendra | SastraNesia

  23. Pingback: Arti Kata Tangsi | SastraNesia

  24. Pingback: Sajak Potret Keluarga oleh WS Rendra | SastraNesia

  25. Pingback: Arti Kata Simbolis (Simbol dan Simbolisme) | SastraNesia

  26. Pingback: Arti Kata Intensifikasi | SastraNesia

  27. Pingback: Arti Kata Ganas | SastraNesia

  28. Pingback: Obyektivitas Atau Objektivitas? (Arti Kata) | SastraNesia

  29. Pingback: Arti Kata Intuisi | SastraNesia

  30. Pingback: Sajak SLA oleh WS Rendra | SastraNesia

  31. Pingback: Arti Kata Balai | SastraNesia

  32. Pingback: Sajak Sebatang Lisong Karangan WS.Rendra | SastraNesia

  33. Pingback: Sajak Seonggok Jagung dari WS Rendra | SastraNesia

  34. Pingback: Sajak Seorang Tua di Bawah Pohon oleh WS. Rendra | SastraNesia

  35. Pingback: Latihan Sultan Hamengku Buwono I di Masa Remaja (Bagian 2) | SastraNesia

  36. Pingback: Latihan Sultan Hamengku Buwono I di Masa Remaja (Bagian 3) | SastraNesia

  37. Pingback: Proses Kreatif Saya (Rendra) Sebagai Penyair (Bagian 1) | SastraNesia

  38. Pingback: Proses Kreatif Saya (Rendra) Sebagai Penyair (Bagian 2) | SastraNesia

  39. Pingback: Arti Kata Banter | SastraNesia

  40. Pingback: 2 Arti Kata Kancah | SastraNesia

  41. Pingback: “Empu” Rendra, Alternatif Baru bagi Wajah Kebudayaan | SastraNesia

  42. Pingback: Arti Kata Lakon | SastraNesia

  43. yennijai says:

    singkat,jelas,dan mudah dimengerti
    thaks atas infonya

  44. suhartono says:

    Membuat saya semakin paham tentang biografi dari ws rendra. Terima kasih!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>