CARA MELESTARIKAN BUDAYA SENI REOG MELALUI MEDIA SOSIAL

Belakangan ini pemerintah sudah mulai gencar melakukan usaha agar kebudayaan kita dikenal oleh dunia luas, dan dapat diakui oleh seluruh dunia bahwa banyak kebudayaan yang Indonesia miliki, sekarang tinggal bagaimana kita sebagai orang Indonesia ikut membantu usaha yang telah dilakukan pemerintah.

Salah satu usaha yang dapat kita lakukan sebagai generasi muda penerus bangsa untuk membantu melestarikan budaya bangsa, dapat dilakukan melalui media internet yang bisa diibaratkan sebagai dunianya anak muda zaman sekarang, dengan pengenalan internet pada setiap warga Indonesia maka diharapkan mereka tidak buta tentang budaya mereka sendiri, sehingga mereka mampu menjaga dan melestarikan budaya mereka yang telah ada sejak dahulu. Langkah lain yang dapat kita lakukan yaitu dengan mempromosikan kebudayaan Indonesia melalui media-media internet yang sedang booming saat ini, salah satunya portal jejaring sosial seperti : Facebook, Twitter, dan lain sebagainya.

Dengan ini, mari kita mulai pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi yakni media jejaring sosial yang ada sebagai media pelestarian budaya, dan bukan hanya sebagai tempat kita untuk curhat dan eksis saja, tetapi juga harus dimanfaatkan untuk hal yang positif. Dengan media tersebut maka cara yang dapat digunakan adalah seperti :

  1. Membuat status tentang ajakan untuk melestarikan budaya.
  2. Ikut atau membuat group tentang upaya pelestarian tersebut, dan ajak teman sebanyak-banyaknya untuk ikut..
  3. Ganti foto profil anda dengan foto anda saat memakai pakaian adat yang ada di Indonesia.
  4. Menambahkan catatan berisi pengenalan budaya.
  5. Ajak teman untuk ikut membuat status dengan hastag yang sama, yakni hastag tentang pelestarian budaya.
  6. Jika perlu ikutlah membuat halaman tentang budaya daerah di jejaring sosial yang anda punya.
  7. Dan yang terakhir adalah jangan malu untuk mencoba menerapkannya dalam akun jejaring sosial anda.

 

Internet

 

Merupakan media penyampaian informasi yang dapat digunakan dalam pelestarian budaya dan nilai luhur bangsa Indonesia. Contoh dari media internet yang sekarang ini lagi populernya di masyarakat kita maupun masyarakat dunia, yaitu:

 

A .  Media facebook dan twitter

Melalui facebook dan twitter kita bisa melestarikan budaya REOG dengan menampilkan berbagai group tentang tarian REOG. Kita juga dapat mengenalkan dan melestarikan budaya kita dengan cara memakai foto profil yang sedang menggunakan baju daerah atau pun menggambarkan kegiatan REOG.

 

B.  Media youtube

Kita bisa menampilkan berbagai macam video mengenai kesenian REOG. Selain itu juga, kita bisa menampilkan video yang menggambarkan kerukunan, rasa menghormati dan tenggang-rasa, dan juga video tentang gotong royong yang merupakan ciri dari bangsa Indonesia.

 

C.  Media BLOG

Blog adalah suatu media yang digunakan untuk mengekspresikan pemikiran-pemikiran dari seseorang, di dalam upaya pelestarian budaya nasional dan nilai-nilai luhurnya media blog juga sangat bisa memainkan perannya, diantaranya dapat dijadikan sebagai lahan untuk mempublikasikan kebudayaan Indonesia termasuk juga kesenian REOG, yang diharapkan nantinya bisa menjadi sumber referensi dan informasi bagi masyarakat baik masyarakat Indonesia maupun masyarakat dunia.

 

 

 

 

 

KESULITAN DALAM MELESTARIKAN SENI REOG MELALUI MEDIA SOSIAL

Beberapa hambatan dalam melestarikan seni reog melalui media sosial :

  1. Masuknya budaya asing

Masuknya budaya asing ke suatu negara sebenarnya merupakan hal yang wajar, asalkan budaya tersebut sesuai dengan kepribadian bangsa. Namun pada kenyataannya budaya asing mulai mendominasi sehingga budaya lokal mulai dilupakan.

Kebudayaan asing menyebabkan kebudayakan lokal seperti REOG dianggap tidak menarik lagi dan lebih memilih hal-hal modern.

 

  1. Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya peranan budaya lokal

Kesadaran masyarakat untuk menjaga budaya lokal sekarang ini masih terbilang minim. Masyarakat lebih memilih budaya asing yang lebih praktis dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Sebagai identitas bangsa, budaya lokal harus terus dijaga keaslian maupun kepemilikannya agar tidak dapat diakui oleh negara lain.

Seperti contohnya sebelumnya masyarakat Indonesia sedikit kurang peduli dengan kesenian REOG, tetapi setelah REOG diklaim oleh Malaisya baru masyarakat Indonesia mulai melestarikannya.

 

  1. Minimnya komunikasi budaya
    Kemampuan untuk berkomunikasi sangat penting agar tidak terjadi salah pahaman tentang budaya yang dianut. Minimnya komunikasi budaya ini sering menimbulkan perselisihan antarsuku yang akan berdampak turunnya ketahanan budaya bangsa.

 

  1. Kurangnya pembelajaran budaya
    Pembelajaran tentang budaya, harus ditanamkan sejak dini. Namun sekarang ini banyak yang sudah tidak menganggap penting mempelajari budaya lokal. Padahal melalui pembelajaran budaya, kita dapat mengetahui pentingnya budaya lokal dalam membangun budaya bangsa serta bagaiman cara mengadaptasi budaya lokal di tengan perkembangan zaman.

 

 

 

Nama Penulis : Ferianto Wicaksono

TTL : Ponorogo, 05 Agustus 1997

Status : Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya

Your ads will be inserted here by

Easy AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot OR
Suppress Placement Boxes.

This entry was posted in Sastra and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>