Category: Cerpen

Mewariskan sengketa

Mewariskan sengketa

Rizal De Loesie Hidup itu berjalan sejak subuh tumbuh di kelopak azan Dan embun yang mencumbui pucuk daun Langkah bermuassal, mengikuti aliran ridha Tuahan Pelataran di bawah tangkai langit dihembus serayu manja Maka menebarlah benih kebaikan Senantiasa bersyukur sepanjang sajjadah waktu Yang masih terjela. Tuhan memberi jalan, kalimah menunjuk arah Ikuti segala sunnah. Kita memberi …

+ Read More

Saksi Kepergian

Saksi Kepergian

Saksi Kepergian Rizal De Loesie Malam melipat suara jangkrik, di luar pasti dingin sekali. Hujan telah puas membasuh kenistaan yang melekat pada pohon, pada pagar-pagar tinggi rumah. Dan sebagian pada hati yang masih terbalut dengki. Karena hati sering menjadi benih menumbuhkan pertentangan, menyuburkan kebencian, dan patah. Ruangan ini tanpa raung, hanya sunyi bergelimpangan di meja, …

+ Read More

Cerpen “Air Mata Emak”

Cerpen “Air Mata Emak”

Air Mata Emak Karya Latif tik..tik..tik…. Detak jam terus berlalu, rasanya mata ini sudah jenuh melihat jam di tangan. Emak masih sibuk di belakang dengan rutinitas mencuci lantai papan tetangga. Maklum, kami tinggal didaerah perairan dan rata rata rumah di kampung kami berupa rumah rumah panggung dari bahan papan. Menjelang Ramadan dan Lebaran setiap tahun, …

+ Read More

Berita Duka

Berita Duka

Tiga sore menjadi sangat sunyi ketika rasa resah muncul memenuhi kepala, melihat wanita tercinta yang dulu tegap menderap mendadak jatuh tidak berdaya didepan mata. Semua pasang mata menghantar kesedihan di puncak kesunyian, berlarian di lorong yang gelap dan bau obat-obatan. Kemudian datang belalai-belalai selang yang penuh bergelantungan, membawa setidaknya pada sedikit saja harapan. Beberapa saat …

+ Read More

Maaf

Maaf

Kemudian bahwa semua ini hanya akan segera selesai, kenapa dulu harus memulai. Capek dan asa yang ada didada, lalu resah yang kurasa menjadi nyata. Kenapa bahwa kamu selalu menjadi sesuatu yang ternyata tidak benar-benar dewasa. yang rupa-rupanya dulu sebuah momen bicara jadi segala-gala nya. sekarang menjadi tidak pernah sama sekali ada. Aku pusing dengan segala …

+ Read More