Cerpen “CINTA MONYET AKAN INDAH PADA WAKTUNYA” Karya Rizki Ramdani

CINTA MONYET AKAN INDAH PADA WAKTUNYA

Karya Rizki Ramdani (Gogon/ Adol)

Di awali dari sebuah acara organisasi di sekolah menengah pertama, yang lebih tepatnya “MTS NURUL HUDA CIMANGGU”. Pada saat itu para siswa baru di kumpulkan di aula sekolah yang berada di belakang sekolah tersebut, dari acara tersebut ada yang merasakan cinlok (cinta lokasi), antara tingkat satu dengan tingkat tiga. Tingkat satu namanya Fauziah dan tingkat tiga namanya Ramdani, anggota osis dalam bidang kerohanian. Ternyata ada tingkat satu lainnya yang mempunyai rasa kepada ramdani, dia bernama laras yang mempunyai sikap tomboy. Pada suatu ketika ramdani tidak mengetahui bahwa ada tingkat satu yang terus mencari informasi tentang keperibadiaannya, dari biodata, kesukaannya dan sampai hal-hal yang kecil.

pada suatu hari teman ramdani yang bernama Lia berkata kepada dia

Lia : “Ramdani, ada ade kelas tuh yang pengen kenalan”.

Ramdani menjawab dengan penuh harap yang ingin kenalan dengan dia adalah fauziah,

Rmdani: “wah yang bener ?”

Liapun menjawab “beneran ramdani, masa saya bohong”

ramdani pun kembali menjawab “ namanya fauziah bukan?”

dijawab kembali oleh lia, “bukan, dia namanya laras”,

dengan penuh kecewa ramdanipun berkata “ohhh.. kirain fauziah”.

Dari informasi lia, ramdani mulai mencari siapa itu laras, darimana dia, mengapa dia ingin kenalan dengan dia. Semua penasaran yang ada dalam benaknya mulai terbuka satu demi satu, dia bertanya kepada teman yang dia kenal dari mulai tingkat satu, dua, sampai dengan tingkat tiga. Dia sempat bertanya kepada teman cowonya yang bernama Juliana

“ jul kamu kenal ga sama cewe tingkat satu yang namanya Laras?”

Julpun kaget : ” hah laras?”

rizkipun langsung menjawabnya “ ya jul cewe itu namanya Laras dan dia masih tingkat satu”

julianapun kembali menjawab “Ohhh jadi dia masih tingkat satu, bagus dong”

rizkipun menjawab dengan cepat dan penuh penasaran dengan perkataan jul “ bagus apanya jul?”

juliana langsung berbicara “udah jangan dipikirin, gue hanya bercanda” sambil ketawa  terbahak-bahak.

Tempat tongkrongan ramdani dan kawan-kawannya yaitu di sebuah asrama kecil dua lantai. Lantai satu digunakan untuk solat dan taman kanak-kanak. Sedangkan lantai dua digunakan untuk tidur para santri (sebutan bagi para siswa yang tinggal sementara di asrama).

Setelah bel masuk berbunyi, pertanda istirahat pertama sudah selesai. Ramdani bersama kawan-kawannya terlalu santai, sehingga dia terlambat masuk dan gerbang uatamapun telah terkunci. Dengan terpaksa mereka masuk lewat jalan belakang melewati dinding setinggi dua meter , rasa cemas selalu ada didalam benak ramdani dan kawan-kawannya karena apa yang mereka lakukan adalah perbuatan yang tercela dan sangat tidak terpuji, mereka masuk kedalam kelas dan untungnya belum ada guru yang masuk. Setelah masuk ramdani di panggil oleh Lia.

“Ram pas waktu istirahat ada yang mencarimu tuh” ramdani malah senyum-senyum sendiri kaya orang sedikit kurang minum obat . rizki menjawab

“ pasti cewe tingkat satu ya yang nanyain gue?”  dijawab lagi oleh lia,

“iya tuh “, ramdani sangat berharap yang nanyain dirinya itu fauziah. Ramdani menjawab, “ siapa dong?? gue pengen tahu nih jangan sampe bikin gue penasaran”, ketika lia mau menjawab pertanyaan ramdani, ternyata keburu ada guru datang dan jawannya di pending dulu. Ramdani mengeluh dalam hati ”duh sial banget gue”. Ramdani fokus dulu kepada pelajaran yang sedang di jelaskan oleh gurunya yang cukup humoris, dan guru-guru sering menyuruh ramdani untuk kedepan dan mengerjakan soal yang ada di papan tulis, ma’lumlah dia dikenal di kelasnya sebagai cowo yang paling rajin, cukup pintar dan kurang baik dalam berbagi jawaban ketika dalam ujian, sehingga suka sedikit di sindiroleh teman cewe sekelasnya. Bel pun berbunyi kembali, memberi isyarat kepada siswa untuk berhenti proses belajar mengajar. Ramdani dengan teman sekelasnya kaget,  ko bel panjang sih ????????. ternyata pada hari itu semua guru ada acara maka semua siswa dari kelas satu, dua, hingga tiga dipulangkan lebih awal. Sebelum keluar kelas ramdani mendekati Lia dan mencoba untuk menggali jawaban atas pertanyaan sebelumnya, ramdani langsung bertanya kepada Lia,

“Lia siapa cewe itu” lia lansung menjawab bahwa yang nanyain ramdani pas istiraha adalah Lola. Ramdani langsung nanya balik kepada Lia, “siapa lagi tuh lola????, lia lansung menjawab sambil buru-buru pulang karena harus membantu orang tuanya berdagang. Ramdani lansung pulang dengan teman seperjuangan yang berasal sama dengan dia. Ramdani selalu jalan kaki baik berangkat maupun pulang, kadang dia naik motor di boncengi oleh temenya itu juga kalau ada, kalau tidak ada ya terpaksa jalan kaki. Setelah datang kerumah dia langsung disambut oleh senyuman hangat dari ibu tercinta, dia langsung bergegas mengganti pakaian dan makan siang yang telah disediakan dan disiapkan oleh ibunya. Setelah makan siang dia lansung pergi kekamar dan berbaring di atas kasur, sambil tatapannya menatap kelangit-langit kamar, dengan tatapan kosong dan penuh penasaran, dia makin bingung dengan semua ini.Ternyata ada dua cewe kelas satu yang ingin kenal dan lebih dekat dengan dirinya, sedangkan dirinya sangat berharap sekali ingin berkenalan dan lebih dekat dengan cewe kelas satu yang namanya Fauziah. Dia pun ditemani oleh udara sejuk yang masuk dari sela-sela jendela dan diterangi cahaya mentari yang menembus kaca jendela. karena lelah setelah beraktivitas seharian diapun tertidur lelap, hembusan angin membawanya kedalam mimpi dan seberkas cahaya seakan-akan menerangi mimpi dalam tidur. Dia bermimpi bertemu dan berkenalan dengan cewe yang selami ini dia harapkan, dalam mimpinya dia selalu bersama dalam suka maupun duka. Setelah lama terlelap tidur akhirnya dia terbangun oleh suara adzan asyar. Dia lansung bangun dan bertanya-tanya apakah semua itu hanyamimpi?, dan ternyata semua itu hanya bunga tidur yang tumbuh karena lamunan yang di antarkan oleh hembusan angindan seberkas cahaya.

Keesokan harinya dia tidak sekolah karena bertepatan banget dengan libur nasional. seperti biasa sebelum beraktivitas dia mandi terlebih dahulu, tak disangka setelah dia mandi hpnya berdering pertanda ada yang nelepon, dari layar hpnya muncul sebuh nomor tanpa nama. Dia langsung mengangkat dan memjawab panggilan tersebut. Dia langsung mengawali pembicaraan, “assalamualaikum, dengan siapa ini?“, setelah sekian lama diam, ada  juga suara yang menjawab ternyata suara cewe, “saya laras ka, ini dengan ka ramdani bukan?”, ramdani menjawab “ O laras, ya saya ramdani, ada apa de?” sebelum laras menjawab pertanyaannya, hp diapun mati dan terpaksa harus di cas terlebih dahulu. Sambil menunggu batre hpnya penuh, dia membantu membersihkan halaman rumah yang banyak oleh rumput liar. Karena cuaca pada siang hari itu panas banget maka dia bergegas untuk beristirahat terlebih dahulu. Ketika sedang duduk santai sambil melepas lelahhpnya berbunyi memberi tanda kalau batrenya sudah penuh, diapun langsung mengambil hp dan mengaktipkannya. Tidak disangka setelah diaktipkan beberapa sms  berdatangan, ternyata pesan tersebut dari laras. Dari sekian banyak pesan ada satu pesan yang cukup membuat dia kaget, didalam pesan tersebut ternyata laras menyatakan isihatinya kepada dia. Dengan penuh kematangan dia tidak membalas sms ataupun telepon dari laras.

Dia cukup terganggu dengan sikap dan tingkah laku laras, maka dia bergegas untuk lebih cepat bertemu dan berkenalan dengan Fauziah. Setelah sekian lama dia mencari nomor telepon Fauziah dan akhirnya dia mendapatkannya juga. Sepulang sekolah dia langsung menghubungi nomor Fauziah, tanpa ada keraguan dia langsung menembak fauziah. Dan Fauziah meminta waktu untuk menjawabnya.

Setelah beberapa hari menunggu, tiba saatnya dia mendengar jawaban dari seorang cewe yang selama ini dia idam-idamkan, dan ternyata jawabannya adalah iya dan pertanda bahwa dia dan Fauziah jadian.Mereka jadian pada tangal 9 januari 2011, setelah dua hari mereka jadian, belum ada satupun orang yang mengetahui. Dan akhirnya orang pertama yang mengetahui bahwasaanya sudah jadian adalah cewe yang selama ini mengejar-ngejar ramdani yaitu laras, laraspun sangat marah kepada ramdani dan fauziah. Ternyata laras dan fauziah bersahabat dari kecil, karena kejadian tersebut laras menjauhi fauziah dan mengancam fauziah agar fauziah menjauhi ramdani. Hubungan ramdani dan fauziah terombang-ambing tak jelas, mau lanjut ataukah hancur ditengah jalan karena masalah yang kecil. Sebelumnya ramdani tidak pernah bercerita kepada fauziah kalau laras pernah nembak dia, namun tidak pernah ada jawaban yang pasti. Ramdani dan fauziah minta kepada laras secara langsung dan tidak langsung, tetapi karena laras sudah terlanjur sakit hati maka dia belum bisa memaafkan mereka berdua. Dendam terus membara di dalam benak laras, karena dendam teresebut laras terus mencoba untuk memisahkan dan menghancurkan hubungan antara randani dan fauziah, namun usahanya sia-sia. laras membuat gosip di sekolah kalau ramdani jadian dengan dia, gosip tersebut cukup membuat fauziah cemburu dan geram. Ramdani benar-benar bingung harus melakukan apa, hubungan dia dengan fauziah benar-benar ada diujung tanduk, apakah dia harus mengambil tindakan untuk putuskan fauziah demi persahabatan laras dengan fauziah ataukah harus merelakan persahabatan pacarnya dengan laras bubar. Sungguh membuat dia galau tingkat dewa. Dia berinisiatif untuk meminta maaf kepada pacarnya dan laras, dengan usaha yang gigih dia berhasil meluluhkan hati kekasihnya, tetapi dia belum bisa meluluhkan hati laras.

Waktu kian berlalu perpisahanpun terjadi, hubungan rizki dan fauziah kini di pisahkan oleh status dan jarak. Rizki setelah lulus dari mts dia senantiasa berniat melanjutkan SMA, setelah mendaftar ke berbagai SMA hingga akhirnya dia di terima di SMA NEGERI  yang cukup baik di daerah kec.Talaga yaitu SMAN 1 TALAGA. Hubungan  mereka di sebut LDR, dan hubungaan mereka semakin jauh ketika fauziah lulus mts, kemudian di lanjutkan di SMK YPIB Kab.Majalengka. mereka bertemu kurang lebih satu minggu satu kali itu juga kalau keduanya tidak ada halangan. Mereka terpaksa berhubungan jarak jauh karena tuntunan dan impian yang berbeda. Setelah rizki kelas tiga SMA dan fauziah kelas 1 SMK, rizki selalu membahas masa depannya ketika mereka berkomunikasi baik sms maupun telepon. Setelah tiga tahun menimba ilmu di SMAN 1 TALAGA, kini tiba waktunya rizki untuk melangkahkan kakinya dan keluar dari gerbang pintu SMA yang telah membinanya menjadi manusia yang berkarakter. Perbedaan merupakan hal yang wajar di dalam sebuah hubungan, atas ijin alloh rizkipun diterima di UNIVERSITAS SILIWANGI hingga akhirnya dia menjadi mahasiswa FKIP JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA. Padahal fauziah berharap rizki dapat melanjutkan pendidikan tingginya di UNIVERSITAS MAJALENGKA, namun rizki tidak menggubrisnya hingga suatu waktu fauziah marah besar kepada rizki. Karena kekecewaannya diapun tidak pernah menghubungi rizki, setelah beberapa bulan kemudian fauziahpun menghubungi rizki dan  berkata bahwa dia sekarang menjalin hubungan dengan teman dekat rizki yang bernama asep. Mendengar berita tersebut rizkipun bertanya kepada fauziah “apakah ini pelampiasanmu kepadaku, karena tak menuruti kemauanmu?”, fauziahpun terdiam. Kini terbalik yang marah besar bukan lagi fauziah tapi melainkan rizki. Hingga akhirnya rizki memutuskan untuk memutuskan hubungan dengan fauziah melalui pesan singkat yang dikirimnya. “aku bukanlah tuhan yang bisa menuruti kemauanmu sayang, dan kaupun bukan jin yang dapat melampiaskan kekecewaanmu kepada yang lain. Atas nama cinta yang ku simpan dalam harta karun waktu dari tahun 2011 hingga 2014, semoga kamu dapat menerima keputusanku sayang. Mulai dari detik ini kita putus, kejarlah cita-citamu semaumu.  Jangan tanyakan aku ada dimana, tapi tanyakan apakah diriku masih ada dalam hatinya”.

Setelah mengirim sms ke fauziah hp rizkipun menari dan bernyanyi, dari layar hpnya tertulis fauziah memanggil. Tidak pikir  panjang diapun mengangkat telepon tersebut dan terdengar tangisan dari wanita yang telah mengisi waktunya selama kurang lebih tiga tahun, fauziahpun berbicara sambil menangis tersedu-sedu “sayang, apakah sesingkat itu kau putuskan aku?. Aku minta maaf yang aku lakukan semata-mata untuk menguji seberapa besar cintamu, tapi aku sadar apa  yang aku lakukan itu adalah salah besar. Jika memang itu keputusanmu yang terbaik aku terima, semoga kau mendapatkan wanita yang mampu mencintaimu seutuhnya”. Rizkipun membalas ucapan fauziah “aku juga sebenarnya masih sayang padamu fauziah,  tapi aku sudah terlalu kecewa oleh kelakuanmu padaku, kau kira cintaku dan syangku padamu sedangkal serbuk kopi yang mengendap dalam cangkir?, prasangkamu salah cintaku dan sayangku padamu tak dapat kau ukur meski kau menengelamkan tubuhmu kedasar kalbuku. Ini keputusan yang matang sayang, semoga kau bahagia. Maafkan aku yang selama tiga tahun ini banyak salah yang ku lakukan”. Perpisahanpun terjadi, janji suci yang mereka ikatkan dalam tali cinta dan sayang, kini putus oleh penghianatan. Di dunia ini memang tidak ada yang abadi kecuali sang pencipta alam.

 

BIODATA PENULIS

Rizki Ramdani,atau nama penanya Gogon/GO2. Lahir di Majalengka, 21 Maret 1995, berstatus Mahasiswa Universitas Siliwangi, Fakultas FKIP, Jurusan Bahasa dan  Sastra Indonesia. Alamat , RT 04 RW 01, Blok Ciloa Hilir, Desa Muktisari, Kec.Cingambul,   Kab.Majalengka, Prov.Jawa Barat. Alamat E-mail, ramdanirizki965@gmail.com.

 

This entry was posted in Cerpen and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>