Dia Yang (Selalu) Mengasihi

Dia Yang (Selalu) Mengasihi

Sejenak Aku tenggelam oleh dinginnya Air mata, keringat dan darah,
Hingga aku lupa bagaimana rasanya kembali ke Permukaan,
Kau yang membuatku menjadi seperti sampah onggokan kotoran,
Tetapi Kau juga yang membuatku Menjadi Berlian.

Aku tak mengerti mengapa Kau Membuangku Disini,
Menjagaku Disini,
Dan Mencintaiku Disini.
Yang ku tau hanyalah Berjuta kali Ku Membenci-Mu, Mengkhinati-Mu dan Mencampakan-Mu, Tetapi Engkau tetap berdiri di depan pintu , Menungguku kembali dan Mengasihiku tanpa alasan.

Kini aku sadar bahwa hanya Engkaulah tempat sandarku,
Kini aku sadar bahwa hanya Engkaulah tempat ku Mengadu,
Aku sudah terlampau sombong untuk tidak melibatkan-Mu dalam operasi peperangan ini, Kuserahkan hidupku Kedalam strategi Perang-Mu…

Bagaimana pendapat anda?

%d bloggers like this: