Dia yang Tidak Akan Pernah Kembali

Dia yang Tidak Akan Pernah Kembali

Puisimu itu tidak akan pernah terbaca, karena sesungguhnya kamu hanya ingin menangisi dirimu sendiri. Dia ingin bercengkarama di pantai sembari berguling-guling di atas pasir, bersama debur ombak sembari menunggu senja yang berkilauan. Sedang matahari yang masih saja menyinari bumi, menunggu gelap, berharap dapat memeluk bulan.
Dia yang tidak akan pernah tahu betapa sakitnya merindu. Dia, yang menusuk jantungmu. Dia yang kamu tulis di atas secarik kertas, dengan tinta darah sembari menangis dengan tersedu-sedu.
Sisi hatimu berharap bahwa dia akan segera pulang, mencium bibirmu hingga tersedak dia, karena bau asap rokokmu, menyesali keputusannya, keraguannya untuk tidak lagi mencintai kamu, meratapi setiap janji yang tak pernah akan dia tepati sampai mati.
Akan kamu bacakan suatu hari nanti, cerita pendek komedi hitam, puisi lama, novel romansa percintaan – mulai dari pagi sampai bertemu pagi lagi. Melototlah matanya lantaran benci, karena sisa gincu di pipi dan pelukan mesra yang terlukis di album foto – telah sirna tergiling mesin cuci. Jika tak peduli atau sekalipun buta – tuli, kamu tidak akan pernah patah hati. Bahkan mati, akibat sebotol racun tikus yang kau minum sedari pagi.
Sebelah hati merindu – sebelah hati membenci. Cinta adalah kata-kata rumit nan magis yang tak terpahami meski dipelajari sampai mati. Begitu rentan dan lemahnya nurani karena harus selalu terusik oleh konsep yang rumit ini.
Cinta yang abadi hanyalah sebuah ungkapan yang tak pasti yang terucap dari bibir tak bernadi. Seperti rembulan yang menyinari bumi, yang tiada pamrih, sedari senja yang berganti malam hingga menjelang pagi. Semua itu, sungguh-sungguh tak berarti.
Dia yang tidak akan pernah kembali hanya menyisakan sedikit rasa sakit hati. Di dalam imaji yang bertengger di urat sarafmu. Di dalam otakmu, dan sampai sejauh mana kau akan memikirkannya, hingga kau tak rela untuk mengucapkan “Sampai kita bertemu kembali.”

Bagaimana pendapat anda?

%d bloggers like this: