Makna Kata “Guru” yang Semakin Sederhana

Dari masa ke masa, makna kata guru semakin sederhana di mata masyarakat. Hal ini sangat berbeda dengan makna kata guru yang digunakan di dunia Internasional. Mari kita simak bersama.

Saat mendengar kata “guru” tak bisa dipungkiri bahwa kita akan segera mengasosiasikannya dengan kesederhanaan. Meskipun belum bisa dijadikan tolak ukur secara mutlak, tetap saja ada kebenaran umum yang menganggap guru adalah simbol kesederhanaan.

Beberapa contoh kalimat yang mengasosiasikan guru dengan kesederhanaan adalah sebagai berikut:

- Dandanan lelaki itu sangat Pak Guru sekali. 

Maksud dari kalimat yang konotatif itu bisa kita kira-kira sebagai tanda bahwa lelaki yang dimaksud berdandan dengan rapi dan sederhana.

- Meskipun gajinya kecil, karena dia hanyalah guru, tetap saja aku yakin menikahkan putriku dengan anak itu.

Kalimat itu sebenarnya ditujukan untuk seorang dosen. Tapi untuk menambah bumbu kesederhanaan dari si lelaki, dipilihlah kata “guru” sebagai simbol kesederhanaan seorang pengajar.

Memang, dalam perkembangannya, saat ini guru sudah tidak lagi merujuk pada asal mula kata guru.

Kata guru berasal dari bahasa India. Kata guru terdiri dari “gu” yang berarti gelap dan “ru” berarti mengusir. Jadi, makna kata guru dari bahasa India adalah mengusir kegelapan. Sebuah kata yang agung. Tapi begitu sampai di Indonesia, inilah yang terjadi pada kata guru: (pengertian guru menurut KBBI)

gu·ru n orang yg pekerjaannya (mata pencahariannya, profesinya) mengajar;– kencing berdiri, murid kencing berlari, pb kelakuan murid (orang bawahan) selalu mencontoh guru (orang atasannya);
– agama guru yg mengajarkan mata pelajaran agama;
– baku guru tetap (pd sekolah-sekolah pelatihan guru);
– bantu guru pembantu pd sekolah rendah (pd zaman penjajahan); guru penolong;
– besar pangkat guru pd perguruan tinggi; profesor;
– honorer guru yg tidak digaji sbg guru tetap, tetapi menerima honorarium berdasarkan jumlah jam pelajaran yg diberikan;
– kepala kepala sekolah;
– kula sistem pendidikan yg dilaksanakan di alam terbuka oleh Rabindranath Tagore;
– lagu Sas bunyi sanjak akhir tertentu di setiap baris kalimat tembang macapat;
– mengaji mualim; pengajar membaca Alquran dsb;
– penolong guru bantu;
– sekolah guru yg mengajar di sekolah;
– suara Sas guru lagu;
– tetap guru yg digaji secara tetap setiap bulan;
– wilangan Sas jumlah suku kata tertentu dl setiap tembang macapat;

ber·gu·ru v 1 belajar: kepadanyalah ia banyak ~; 2 berlaku sbg guru: sebenarnya ia bukan guru, melainkan pandai ~;~ dahulu sebelum bergurau, pb belajar dahulu sebelum bersenang-senang;

meng·gu·rui v menjadikan dirinya sbg guru (dng mengajari, menasihati, dsb): Saudara tidak perlu ~ kami;

per·gu·ru·an n 1 sekolah; gedung-gedung tempat belajar: ~ Nasional Taman Siswa; 2 pengajaran;~ rakyat pengajaran kpd rakyat; ~ tinggi tempat pendidikan dan pengajaran tingkat tinggi (spt sekolah tinggi, akademi, universitas);

ke·gu·ru·an n perihal (yg menyangkut) pengajaran, pendidikan, dan metode pengajaran: pd pendidikan tinggi diberikan latihan tt masalah ~

Sangat sederhana sekali bukan? Bahwa kata guru selalu merujuk pada pekerjaan, bukan kemampuan untuk mengajari muridnya. Pantas saja, banyak anggapan bahwa guru (atau bahkan dosen) adalah sekumpulan orang yang gagal berkarir di bidang yang ditekuninya, lalu memilih untuk mengajar. Pendapat umum itu sering terjadi pada subjek pelajaran sastra, komunikasi, olahraga, dan masih banyak lainnya.

Padahal, dasarnya guru adalah sebuah kata yang sangat dihormati di dunia. Tak percaya? Lihat saja pengertian guru menurut Oxford Dictionary ini:

An influential teacher or popular expert:management guru

Karena itu, tak jarang saat seorang yang sudah sangat ahli di Indonesia, lalu dikenal di dunia internasional, maka dia akan dianggap sebagai guru. Contohnya: Hermawan Kartajaya yang dianggap sebagai “Marketer Guru” di Indonesia.

Jadi, masih menganggap guru adalah simbol kesederhanaan?

This entry was posted in Kamus. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>