Move On #CrazyLove: Untuk Kamu yang Ingin Bangkit

Buku ini merupakan kumpulan cerpen dari beberapa penulis muda berbakat yang syahdu dan mendayu, namun tetap memberikan sentuhan informasi yang bergizi untuk kesehatan akal kita. Ardelia Karisa, Donna Widjajanto, Aiu Ahra, Clara Canceriana, Aida M.A, dan Dy Lunaly mencoba mengajak para pembaca untuk berjalan maju dan berdamai dengan masa lalu yang menyakitkan. Ya, buku ini, dengan berbagai perspektifnya, siap untuk mengajak kita melangkah maju.

***

When someone leaves, it’s because someone else is about to arrive. –Paulo Coelho

Melupakan menjadi satu-satunya jalan ketika ingatan terjebak dalam kenangan. Melupakan bukan tugas sang waktu, melainkan tugasmu. Karena kenangan akan selalu ada di tempatnya, menunggumu menemuinya, untuk kemudian memaafkannya.

Buku dalam genggamanmu ini dipersembahkan untuk kamu yang tak kunjung bisa berdamai dengan masa lalu. Kamu yang tak mau membuka pintu untuk seseorang lain yang coba mengetuk hatimu.

Percayalah… ketika satu pintu tertutup, akan ada pintu lain yang terbuka.

***

Beberapa paragraf di atas adalah blurb dari buku Move On #CrazyLove yang dikeluarkan oleh Bentang Belia yang tentu saja target pembacanya adalah para remaja yang sedang bersemangat membahas tentang cinta (siapa yang tidak?).

Buku ini sendiri pada dasarnya adalah kumpulan cerita dengan berbagai perspektif kisah cinta yang intinya tetap satu: kehilangan, dan bagaimana respon indah yang bisa dilakukan terhadap rasa kehilangan itu. Entah itu kehilangan atas sesuatu yang pernah dimiliki, hampir dimiliki, atau bahkan tidak pernah dimiliki!

***

Cerita pertama berjudul Fiksi dari Ardelia Karisa.

Menggunakan alur maju mundur yang menarik, Ardelia mencoba menggambarkan perasaan si tokoh yang terkesan konyol, namun lumrah dilakukan oleh banyak orang. Dengan menggunakan obyek novel sebagai manifestasi ikatan yang ada, Ardelia membuat kisah cinta terasa nyata, meskipun…

Pada akhirnya, Fiksi memberikan akhir yang tidak kita (pembaca) inginkan, tapi harus terjadi.

Cerita kedua berjudul Praline Caramel dari Donna Widjajanto.

Cerita ini menggunakan alur yang maju dan bahkan meliputi 2 dimensi waktu, pertama saat Gail masih sekolah dan ketika dia akhirnya bekerja di sebuah media. Seperti judulnya yang menggunakan rasa es krim, cerita ini terasa manis dan sesekali membuat ngilu. Donna memamerkan kemampuannya mengobrak-abrik rasa kita pada suatu tokoh. Satu waktu kita diajak mencintai seorang tokoh, di waktu berikutnya, kita “dipaksa” untuk mencintai tokoh lainnya dan menganggap tokoh pertama angin lalu.

Tidak ada kehilangan yang terlalu berarti di sini, tapi layaknya sedang makan es krim, Gail juga tidak pernah benar-benar bisa menyimpan apapun. Seperti es krim yang harus segera dimakan sebelum lumer, seperti itulah kisah cinta di dalam cerita Praline Caramel ini.

Cerita ketiga berjudul Another Orion dari Aiu Ahra

Bahkan, pekerja kantoran yang menghabiskan hari-harinya di bawah atap kantor pun akan berkeinginan untuk melihat rasi bintang di langit setelah membaca cerita ini. Cerita bagaimana rasi bintang dan kisah cinta bisa menyatu. Deskripsi Aiu yang detail tentang rasi bintang tak pelak akan membuncahkan rasa penasaran kita pada bintang.

Untuk cerita, memang kesan klise terekam jelas di sini. Tapi, deskripsi Aiu tentang proses move on terasa kental di sini. Karena move on bukanlah sekedar kata-kata “Aku sudah berubah” saja, tapi juga proses kelam yang menyertainya. Dan Another Orion ini, adalah akhir paling bahagia yang saya temukan di buku Move On #CrazyLove ini.

Cerita keempat berjudul Eyes On You dari Clara Canceriana.

Sebuah cerita sedih lainnya yang memberikan perspektif baru bagi pembaca. Clara menggambarkan secara apik bagaimana aktivitas seorang stalker kelas berat di sekolah. Saya sempat curiga, jangan-jangan Clara ini dulunya juga mantan stalker? Hehe.

Bagaimana dengan endingnya? Tentu saja rahasia. Tapi, saya bisa menjanjikan anda akan tersenyum. Dengan catatan suasana hati anda sedang baik, tentu saja.

Cerita kelima, Cinta Dua Sisi dari Aida M.A

Aida benar-benar menguras emosi saya ketika membacanya. Kita disuguhkan alur cinta yang manis dan penuh rasa penasaran khas FTV, tapi setelah kita terbang ke langit karena bahagia untuk para tokoh, justru itulah saat yang ditunggu oleh Aida untuk memukul kita dengan raket tennis supaya kembali terjatuh ke bumi. Menyakitkan.

Cinta Dua Sisi adalah kisah cinta antara komikus dan penyair. Ah, maaf, maksud saya kisah menyebalkan antara komikus dan penyair. Mengapa? Baca dan temuka sendiri alasan saya.

Cerita keenam, You After Us dari Dy Lunaly.

You After Us benar-benar cerita yang sempurna untuk mengakhiri buku manis (tapi sekali lagi, menyebalkan) ini. You After Us menunjukan semua yang kita butuhkan: alasan mengapa Move on itu susah. Susah sekali. Dengan segala kisah manisnya, You After Us menjanjikan degup jantung yang lebih cepat saat kita membacanya. Atau mungkin, bagi sebagian orang, membuat kesal karena iri dengan kisah cinta Bee dan Honey.

Ya, kecuali panggilan alay di antara kedua tokohnya, cerita ini bisa dibilang sangat megah dan tidak membuang waktu untuk dibaca.

***

When someone leaves, kata Paulo Coelho, it’s because someone else is about to arrive. Berdasarkan satu kata itu, terciptalah buku manis ini. Dan membacanya akan menjadi tamparan yang manja pada pipi kita, untuk segera berdamai dengan masa lalu dan menjalani masa sekarang yang gemilang. Masa sekarang yang bahagia.

Detail Buku:

Judul : Move On #CrazyLove

Penulis: Ardelia Karisa, Donna Widjajanto, Aiu Ahra, Clara Canceriana, Aida M.A, dan Dy Lunaly

Penerbit : Bentang Belia

Tahun Terbit: Desember 2013

Yogyakarta, 2014

Agfian Muntaha

Your ads will be inserted here by

Easy AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot OR
Suppress Placement Boxes.

This entry was posted in Buku and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>