Beku

Beku

Waktu berlalu. Terlalu cepat tahun berganti. Tapi aku tidak menghitungnya Aku kira aku menghilang sebentar saja. Tapi ternyata sudah bertahun, Meski begitu.. Lewat tatapan saja matamu mampu menghipnotis. Kakiku gemetar, Ketika melihat kamu kembali terluka. Rasanya aku sudah rela.. Rela kalau saja kamu ditenangkan oleh orang lain. Tiga bulan, Cukup dengan tiga bulan saja tapi …

+ Read More

Puan

Puan

Cahaya melahirkan bayang: origami hitam yang diseret seorang perempuan sepanjang trotoar yang ditumbuhi tiang lampu, deret bangku panjang, dan pohon oak yang memanen senja kelabu suatu petang Sungai melukiskan wajah seorang hawa yang tengah berdiri mematung di pinggir jembatan dengan isak yang ia coba titipkan kepada rinai air dan aroma mendung gigil Hening mengikal di …

+ Read More

Origami Malam

Origami Malam

/1/ Aku menulis fragmenmu: mengultuskan hujan penghabisan. Senja menenun angin di penghabisan musim sunyi: kediamanku yang disesaki selusin senyap manakala malam datang mengiring pemayaan atasmu yang kemudian aku punah olehnya. /2/ Aku ingin melampirkan kepadamu sepucuk malam gigil: sepilihan riak ombak yang pernah bertahta atas penghabisan jejak kakimu di atas pasir yang bersepuh purnama ayu. …

+ Read More

Kisah hujan

Kisah hujan

Kisah Hujan Hujan mengalir pergi Tersisa bayang menuju hilir Berkubang sendu. Mengalun tabu. Sejenak kutunggu reda Derap gemricik indah lagunya Akhirnya. Tujuh warna bersedia Berbagi cerita. Melepas duka. 28 Maret 2018, Cakung, Jakarta Utara