Penulisan “di” yang Tepat

Berapa juta kali kita menulis “di” dan tidak yakin dengan tingkat kebenaran akan tulisan kita sendiri? Membaca artikel ini akan membantu anda menemukan jawaban dari ketakutan itu.

Dalam perkembangan dunia bahasa yang sekarang berjalan semakin cepat, kejadian salah ketik (typo) memang sering terjadi dan seringkali juga dimaklumi oleh para pembaca. Namun, ketika yang terjadi bukanlah typo melainkan ketidak-pahaman, maka hal itu perlu diluruskan.

Dan salah satu penulisan yang sering salah dan tidak dipahami oleh masyarakat pengguna bahasa Indonesia adalah pada: penulisan “di” yang tepat.

Dalam bahasa Indonesia, kata sambung “di” merupakan kata sambung yang sering mengecoh. Mengapa? Karena “di” memiliki dua fungsi besar, dan sayangnya, masing-masing fungsi memiliki dua cara penulisan yang berbeda.

Dua fungsi itu adalah “di” sebagai kata depan dan “di-” sebagai imbuhan. Keduanya sekilas terlihat sama. Tapi penulisannya sangat berbeda. Dan sebagai kaum terpelajar, tidak sepatutnya kita sampai salah menuliskannya.

Yang pertama adalah “di” sebagai kata depan. Biasanya, “di” digunakan sebagai penunjuk tempat. Misal: di rumah, di sekolah, di surga, di hatimu, dan lain sebagainya. “Di” sebagai kata depan penulisannya harus dipisah dengan kata setelahnya. Perhatikan saja contoh di atas baik-baik.

Dan yang kedua adalah “di-“ sebagai imbuhan. Biasanya, “di-“ ini berfungsi untuk menyatakan kata kerja pasif. Misal: ditulis, dipukul, dihentakkan, dikeraskan, dimiliki, dan masih banyak lainnya. Dari contoh itu, kita bisa mengetahui bukan bahwa penulisan “di-“ disambung dengan kata setelahnya. Ya, karena “di-“ di sini adalah imbuhan yang bukan merupakan kata yang berdiri sendiri.

Jadi, “di” yang menunjukan kata tempat dipisah sedang “di-“ sebagai imbuhan harus disambung.

Semoga setelah ini kita tidak salah lagi dalam menggunakan “di” dalam penulisan bahasa Indonesia sehari-hari.

Your ads will be inserted here by

Easy AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot OR
Suppress Placement Boxes.

This entry was posted in Bahasa and tagged , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Penulisan “di” yang Tepat

  1. Pingback: Penulisan “di” yang Tepat | Yunita Martha Irine

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>