[Puisi] Morvella dan Tebing Logika

Kali ini, kami akan menampilkan puisi kiriman Candra Kurniawan, Mahasiswa Sastra dari Bojonegoro. Kalimat diksinya menantang nurani, memberikan rasa yang tak biasa untuk pembaca. Kami melihat ada nyawa dalam karyanya kali ini. Untuk itu, dengan semangat tinggi, kami mengajak pembaca sekalian untuk ikut menikmati puisinya. Sahabat, inilah kumpulan puisi dari Candra Kurniawan.

TEBING LOGIKA

Karya candra kurniawan

 

Dan lagi,

Senja mengalah pada hujan

saat takut menciptakan jurang

dan sunyi menjarah waktu

 

namun percik api di tepi tebing

menikam keraguan

lalu menapak menjauhi jurang

 

apa yang terbaca dari cemas

meski menipu tanpa belas

atas apa sadarku dari api di tepi tebing

 

kau menyimpan sendirimu dalam ceruk

dan kau nikmati saat sunyi hadir

bersamaan itu

aku ingin kau sekedar hadir di tebing lalu…

 

Bojonegoro, 13 januari 2017

MORVELA

Karya: candra kurniawan

 

Hujan tak mengatakan apapun

Bahkan untuk sapaan

Hanya bisu pada dua orang yang saling memaki

Malam enggan menerjemahkan diam hujan

 

Itu hanya segelas kepercayaan yang  tumpah

Namun yang membasahi adalah tangis

Dari mata yang tak ku tatap senja tadi

 

Peduli yang layu tak kamu salahkan

Hanya gumam yang kau tulis dalam doa malam

Lalu sunyi kamu paksa menyampaikan rahasia

Dari apa yang tertulis atas diam hujan

 

Bojonegoro, 17 januari 2017

This entry was posted in Puisi and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>