[PUISI] Sajak Semesta Karya Rakasiwi

[PUISI] Sajak Semesta Karya Rakasiwi

I. Orbit

Kawan

Jika kau masih hidup

Dimanapun kau bersembunyi

Aku dan partikel suram ini akan selalu melintasimu

Sekalipun kau butakan matamu

Sekalipun kau tutup pendengaranmu

Kebenaran akan tetap bergema

Kau tidak pernah punya pilihan

 

II. Antariksa

Wajah-wajah seperti itu

Wajah dungu seperti itu

Mereka gelap seperti ilmu pengetahuan

Mereka sudah tidak percaya sedari dulu

Keluargaku dihabisi, digantung, dipaksa mati

Aku mereka sisakan

Untuk jadi bahan tertawaan

 

III. Planet

Kemarilah bersamaku

Tidak mengapa, tiada yang marah

Aku tau tempat sembunyi

Hening dan merindu

Jauh dari perjanjian

Jauh dari kurikulum sesat

 

IV. Gravitasi

Peluklah, sebelum aku benar-benar pergi

Peluklah, sebelum aku benar-benar lupa

Peluklah, sebelum matahari dan bulan

Memelukku

Peluklah, sebelum aku menjadi asing

Peluklah, sebelum kita menjadi musuh

Peluklah, sebelum siang dan malam

Menemaniku

 

V. Bulan

Bila sepi adalah nama, itulah engkau

Jika hening adalah cinta, itulah engkau

Jika redup menyembuhkan, itulah engkau

Bila diam adalah peraduan, itulah engkau

Aku tidak beranjak

Sekalipun mereka merobek langit

 

VI. Roket

Aku sangat lapar

Tiga hari aku tak makan

Aku sudah menabung

Aku kerja sampai gila

Emasku habis juga

Aku berjalan ke keramaian

Ada selebaran di tembok – tembok

Seseorang butuh roket

Dan aku butuh hidup

 

VII.  Ilmuwan

Saudaraku yang angkuh

Membenci kekalahan

Kesumat berketurunan

Dia mewariskan kebebalan

Ketika anakku membantah di kelas

Esoknya hilang

Esoknya lenyap

Dia tak lagi pulang ke rumah

 

VIII. Matahari

Aku bukan dewa

Aku bukan tuhanmu

Aku bukan cintamu

Aku bukan siapapun yang kau fikirkan

Aku bahkan membencimu

Aku buruk rupa

Aku tiada berkawan

Jadi enyahlah dariku

 

IX. Langit

Terbanglah layang-layang

Mengintai langit

Pencuri

Lihat isi rumahnya

Bagaimana kesenangan ada diatas sana

Sementara kita miskin dibawah sini

Aku rakus lalu benci

Ratusan layangan ku terbangkan

Membuka kungkungan langit

 

X. Semesta

Nak

Saat kau besar nanti

Jangan pernah jadi penakut

Teruslah bertanya

Teruslah belajar

Bantah semua kesesatan mereka

Tetap genggam cinta sejatimu

Biarkan dia berjuang bersamamu

Para malaikat akan menjagamu

Semesta akan menuntunmu

Kau tidak pernah sendirian

Jangan takut

 

Juni, 2017 – Pasadena, Sentul City

 

 

Rakasiwi, lahir di Sumatra Barat 1993. Aktif menulis puisi di berbagai event sastra nasional. Bekerja sebagai juru masak di kapal. Saat ini bertempat tinggal di Sentul, Bogor.

Email: fadhilmj@yahoo.com

Bagaimana pendapat anda?

%d bloggers like this: