Puisi Sajak Subuh dari Rizki Wibisono (Wibi)

Dalam setiap puisi, selalu ada energi yang menyertainya. Energi ini, konon akan menjadi sumber dari terpilihnya kata demi kata yang terangkai ke dalam sebuah puisi kita. Begitu juga yang terjadi dengan Rizki Wibisono atau yang akrab disapa Wibi ini, dia memiliki energi untuk mengetuk pintu hati pembaca, sehingga puisinya pun menjadi berenergi.

Puisi Sajak Subuh dari Wibi ini menjadi buktinya. Bahwa energi penuh amarah di dalam dada, bisa dialirkan menjadi karya yang positif. Selamat menikmati, sahabat.

SAJAK SUBUH

Berperilakulah yang baik sesuai tuntunan syariat, jangan berlaku tidak adil pada sesama.

Mau diapakan dunia ini jika kita tak berperilaku adil?.

Hancur mungkin dunia ini.

 

Bahkan sastra terbaik pun jikalau dihasilkan oleh para pujangga takkan mampu berikan yang terbaik pada rakyat, jika ada pengacau bumi yang hancurkan alam.

Bersikaplah adil pada sesama dan alam, untuk anak cucu.

Jangan pakai landasan dalil yang shahih sekalipun itu benar untuk berlaku tidak adil.

 

Tirulah sulaiman al qanuni dan rasulullah tentunya dalam sudahi peperangan.

Bersikaplah adil pada waktu, Allah berikan waktu untuk kita gunakan sebaik-baiknya, bukan dengan isi hal waktu itu dengan minum miras apalagi memperkosa perempuan yang harusnya dilindungi.

 

Jangan ikuti ketidakadilan Amerika dan Israel, mereka gunakan dalil demokrasi dan kebebasan berpendapat pada tiap manusia sebagai senjata.

Adil bukan begitu yang dicontohkan para kaum yang benci Islam.

Lakukanlah yang terbaik sebab nun jauh di sana, ku dengar wanita mulimah palestina di tembak mati, karena ia tak mau lepas hijab syar’inya.

 

Lakukan yang terbaik untuk songsong peradaban dunia, kau bergerak di dunia sastra tuk sanggah pikiran orang terkutuk, dan ada satu lagi manusia yang songsong peradaban mulia Islam yang kedua dengan drama, tak apa, semua itu ada perhitungan pahalanya.

Allah saja yang mengatur,kau jangan sibuk dengan urusan satu ini.

 

Adilkan semua yang ada di bumi ini dengan cahaya Islam, jika kau lelah mintalah motivasi pada teman atau gurumu.

Tentang Penulis

Rizki Wibisono merupakan seorang Mahasiswa S2 K3 Unair.

This entry was posted in Puisi and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>