Sajak Pahlawan Kemanusian

Sajak Pahlawan Kemanusian

Pandemi corona tersebar luas dipersada bumi
Baik di luar negeri maupun di ibu pertiwi
Apakah ujian ilahi ataukah hukuman ilahi
Pupuklah ketaqwaan pada tiap-tiap pribadi

Corona menyebabkan penduduk bumi merana
Tapi solidaritas bermekar dimana-mana
Munculnya bantuan tetangga, penggalangan dana
Sampai anak kecil menyumbangkan dana

Habaib dan kyai tidak henti-hentinya berdoa
Memberi solusi dari masalah-masalah yang ada
Masalah baru disebabkan corona merajalela
Misal fiqh sholat tenkes & pasien corona

Pemerintah memberikan berbagai kebijakan
Demi keamanan serta keselamatan
Dari mulai menghindari keramaian & kerumunan
Hingga dirumah saja sebagai bentuk dari himbauan

Memang di rumah saja bukan pilihan sebagian insan
Ada yang perlu ke jalan demi kelangsungan kehidupan
Wargapun berdatangan mengulurkan bantuan
Inilah bangsa yang saling berbelas kasihan

Tentara berkarya dengan alat sederhana
box sterilisasi memutus mata rantai corona
Tenaga medis merawat pasien-pasien karantina
Sangat beresiko tinggi tertular dan terkena

Musisi-musisi yang menggalang donasi
Menghibur sejumlah hati dalam kemelut kondisi
begitu pula para komedian di kala pandemi
Menghibur sejumlah jiwa dari para penduduk negeri

Inilah kepingan kisah yang ada dibenakku
Tentu masih berjuta cerita mengenai hal itu
Cerita hidup tentang corona dari tiap individu
Banyak tak terhitung bagai butiran salju

Saudaraku dari tanah aceh sampai papua
Tetaplah berjuang serta berdoa
Saudaraku yang beragam agama & budaya
Jangan sampai kita berputus asa

Hanya sajak yang dapatku persembahkan
Bagi tiap insan yang saling mempedulikan
Bagi Indonesia sebagai tanah kelahiran
dan bagi kalian, pahlawan kemanusian

Wahai saudara-saudaraku di seluruh Indonesia
Utamanya yang di zona merah tiap-tiap kota
Kita tahu corona menjadi wabah bagi negara
Ketakutan telah menerpa & mencengkram jiwa

Saudaraku telah tersaksikan oleh mata kita
Bahwa kita dapat bersatu dan bersama-sama
Baik dari Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan bali
Sumatra, Maluku, Papua & tiap-tiap provinsi

Kita telah berjuang sesuai profesi & kemampuan
Kita telah berjuang dengan kegotong royongan
Kita telah berjuang dengan penuh kepedulian
Kita telah berdoa dengan segenap kesungguhan

Jikalau putus asa menghantui jiwa
Maka tanamkanlah dengan penuh asa
Selama hayat masih di kandung badan
Selama itu pula, berjuang melawan

Bagaimana pendapat anda?

%d bloggers like this: