Sapardi Meluncurkan Novel Hujan Bulan Juni

Pada Minggu 14 Juni 2015 kemarin, Sapardi, sang Guru Besar di Universitas Indonesia, meluncurkan maha karya terbarunya. Dengan gaya santainya yang khas, Sapardi menyambut sendiri calon pembacanya yang pasti sudah tidak sabar untuk membaca Novel terbaru sastrawan puitis ini. Inilah Novel terbaru Sapardi Djoko Damono: Hujan Bulan Juni. Para pecinta sastra tentu sudah tidak asing lagi dengan buku puisi Sapardi yang begitu terkenal pada tahun 1989: Puisi Hujan Bulan Juni. Buku puisi itu begitu larisnya, hingga sampai sekarang, masih banyak saja orang yang mencarinya.

Dan kini, 26 tahun setelah buku puisi itu lahir, muncullah novel dengan juga yang sama. Pertanyaannya: apakah novel ini merupakan versi prosa dari Puisi Hujan Bulan Juni?

Ternyata tidak.

Sapardi menuturkan, bahwa karya sastra memang lazim untuk berubah bentuk. Sebenarnya, selain Novelnya yang berjudul sama dengan buku puisinya, Sapardi sudah banyak mengubah karya-karyanya dari satu bentuk ke bentuk yang lain. Puisi menjadi cerita pendek, puisi menjadi cerita panjang, dan lain-lain.

Dalam kesempatan yang sama, Sapardi menjelaskan bahwa alasan dia menggunakan judul Hujan Bulan Juni sebenarnya sangat sederhana. Hujan Bulan Juni menjadi menarik, karena dulu (pada waktu dia menulis puisinya) hujan yang turun di bulan Juni bukanlah sesuatu yang lazim. Lain halnya dengan hujan di bulan Desember yang memang sudah musimnya.

Menarik untuk kita tunggu, apakah novel terbaru dari Sapardi ini akan menjadi legenda sastra seperti karya-karyanya sebelumnya.

This entry was posted in Sastra and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>