Author: Pengembara Mimpi

(Cerpen) Bonifasia

(Cerpen) Bonifasia

Cerpen Gonsy Tono Juni selalu memiliki keistimewaan untuk melukis seribu satu cerita setelah perjalanan yang panjang menata hidup yang kian menantang atau mungkin sengaja ditantang. Pada liburan bulan Juni kala itu aku sempatkan diri untuk bersantai menikmati senja di pantai. Sore hari itu cuaca di pantai sangat panas menusuk kulit. Situasinya tampak lengang.  Tidak ada …

+ Read More

(Esai) Revolusi Mental Di Tengah Depresi Global

(Esai) Revolusi Mental Di Tengah Depresi Global

–       Hafis Azhari –       Penulis novel Pikiran Orang Indonesia dan Perasaan Orang Banten “Orang yang tak tersentuh hatinya melihat bunga-bunga yang bermekaran di musim semi, dan tak bergetar jiwanya mendengar alunan merdu dawai kecapi, maka orang itu telah rusak mentalnya, dan sulit untuk mengobatinya.” Itu kata-kata seorang ulama dan sastrawan terkemuka Andalusia (Spanyol), Murtadha Az-Zabidi (928-989 M) …

+ Read More

Sastra Bukan Propaganda Politik

Sastra Bukan Propaganda Politik

Oleh Muhamad Muckhlisin – Generasi milenial, pemenang pertama lomba cerpen tingkat nasional (2017)   Orang tua yang kurang berpendidikan, biasanya akan mudah mencari jalan pintas dalam pola mendidik anak-anaknya. Bagaimana agar anak menjadi penurut, patuh, taat, karenanya seorang anak harus bisa dipengaruhi. Agar sang anak menjadi terpengaruh, maka jalan terbaik – bagi yang tak berpendidikan …

+ Read More

(Esai) Sastra: Kecerdasan Mengidentifikasi Diri

(Esai) Sastra: Kecerdasan Mengidentifikasi Diri

–         CHUDORI SUKRA –         Anggota Mufakat Budaya Indonesia (MBI), Jakarta   Itulah tahun-tahun tumbuhnya bunga-bunga semerbak yang tercabik-cabik, saat pohon-pohon nyiur tegak menjulang tinggi, daunnya indah melambai-lambai, sebelum akhirnya tumbang karena sambaran petir. Pemandangan dan kenangan pahit itu begitu menghujam di sekujur tubuh. Ketika mayat-mayat dibiarkan mati terkapar, laiknya ayam-ayam tergeletak di depan pintu lumbung yang terkunci. …

+ Read More

(Esai) Soal Jurnalistik dan Sastra Kita

(Esai) Soal Jurnalistik dan Sastra Kita

–          Oleh Irawaty Nusa –          Peneliti Program Historical Memory Indonesia   Pemenang nobel kesusastraan, Svetlana Alexievich (2015) pernah tinggal di pengungsian selama sepuluh tahun lebih dikarenakan opini-opininya yang tak disukai oleh para birokrat dan penguasa di negeri Belarusia. Selama beberapa tahun ia bergerilya dengan menulis esai-esai yang hanya dipublikasikan oleh koran-koran lokal, karena ia memahami dominasi rezim …

+ Read More