Category: Bahasa

Jodohnya Sunyi

Jodohnya Sunyi

Gadis itu terpekur Menghitung waktu tak terukur Sekata dua kata ia melindur Yakin hati tidak tertidur Ibunya masuk menegur Dikatanya telah siap bubur Dagu sang dewita terlantur Hanya terangguk tanpa tutur Terpekur, ia kembali ke kata sepi Dipikirnya kapan hidupnya rapi Tiada teman mengisi hati Sangsi pula cinta yang menanti “Sendiri, dia akan berakhir sendiri,” …

+ Read More

Puisi

Puisi

Goresan Tinta Seperti teman dalam diam Menemaniku saat tenggelam Dikala sang fajar terbenam Seperti teman dalam diam Menggoreskan ungkapan hati untuknya Yang tak dapat ku ungkapkan dengan perkataan Seperti malam diam Seperti teman dalam diam Kau tetap menemaniku ,disaat bahagia maupun duka Tak berbicara namun setia Engkaulah goresan tinta alfina

Puisi Gusjur Mahesa, Kegialaan dan Religiusitas Timur Zaman Mataram

Puisi Gusjur Mahesa, Kegialaan dan Religiusitas Timur Zaman Mataram

Puisi Gusjur Mahesa, Kegialaan dan Religiusitas Timur Zaman Mataram oleh Deri Hudaya Hidup itu Yin-Yang. Berpasang-pasangan. Tapi dalam praktiknya rumit. Kadang-kadang kita dihadapkan masalah seperti buah simalakama. Dua pilihan yang sama-sama buruk. Tapi harus kita pilih …. Gila atau korup?—GM I Puisi sering dilihat sebagai karya seni dengan medium bahasa, khususnya kata, sebagai tumpuan ekspresinya. …

+ Read More

Aku dan Seikat Rindu

Aku dan Seikat Rindu

Seperti sendiri namun sebetulnya tidak. Ada langit, Ada angin dengan desir, Ada bayang, Ada wajah hari, Dan ada seikat rindu, Dari-ku itu~ Apa yang sedang kau lakukan disana jikalah tidak denganku ? Mungkinkah kau bisa mendengar semua keluh rindu dariku ? Aku rindu, Banyak sekali~