Category: Puisi

Puisi – Natalia dan Lautan Tuhan

Puisi – Natalia dan Lautan Tuhan

Aku ingin bercerita Tentang lautan Tentang mahakarya tuhan Yang penuh tipu daya Suatu kali aku berlayar di Mediterrania Selangkangan eropa selatan Panas. Tua. Beradab. Aku kira Sicily dan Sardegna tak keberatan aku bermain dengan puisi puisi Sebuah seni bercinta ala Pompeii Di tepi pantai mereka yg putih berdebu Di kaki kaki lusuh italia Suatu kali …

+ Read More

Puisi – “Kasih” Karya Seriana

Puisi – “Kasih” Karya Seriana

KASIH   Germis tipis meresap di hati Cipta bianglala dengan warna tak sempurna Kemana warna yang berjanji datang tepat waktu Mengutuk diri menunggumu disini   Ah ..masihkah segar bau pagi Sedang telah layu kepak sayap merpati Membaui harap  yang kini jadi senyap bagai menabur duri bergerigi   kasih… masih samakah sapa penghalau alpa bila aksara …

+ Read More

Puisi – “Bisik Senja” Karya Seriana

Puisi – “Bisik Senja” Karya Seriana

Ku simpan rindu ini untukmu Pada jingga yang diam-diam berbisik di ujung senja Tertatih mengeja alunan melodi Dari dawai hati   Setiap deguban jantung dan tumbuh mu Bergumul dengan segala resah Keluh bergulung menyapa Menghantam rapuh diri   Tidak… Hitam yang meraja Terlalu pongah hentakkan mimpi Ku pungut kembali asa demi asa Ku susun kembali …

+ Read More

Puisi – 8,2 Detik

Puisi – 8,2 Detik

Delapan koma dua detik Apa maknanya bagimu? Mungkin tak ada! Satu…….. dua……… tiga…….. berdetik Hingga benar-benar menajdi delapan koma dua detik Tik tik tik Namun dia tak berkoma Mari kita hitung bersama! Hai! Detik pertama, aku membencimu Detik kedua, aku masih saja membencimu Detik ketiga kemudian, aku coba mengamatimu Tunggu! Tiga koma lima detik, kau …

+ Read More

Puisi – Rinduku Sudah Pensiun

Puisi – Rinduku Sudah Pensiun

(Tian Narus )   Barangkali rindu yang kukemas sudah  pensiun. Ia sudah beranjak tua dan masa kerjanya perlahan usai. Seusai memahami kenangan,ia diam-diam menghilang , dan tinggal  tanpa perjumpaan dan hidup tanpa lambaian. Ia sudah terlalu usang dalam ingatan. Terlalu larut mencintai kenangan.terlalu nekat menyelami penantian. Sebab, ia aku tanam dalam-dalam setiap kali jadi sisa …

+ Read More