Maaf

Maaf

Kemudian bahwa semua ini hanya akan segera selesai, kenapa dulu harus memulai. Capek dan asa yang ada didada, lalu resah yang kurasa menjadi nyata. Kenapa bahwa kamu selalu menjadi sesuatu yang ternyata tidak benar-benar dewasa. yang rupa-rupanya dulu sebuah momen bicara jadi segala-gala nya. sekarang menjadi tidak pernah sama sekali ada. Aku pusing dengan segala apa mau mu yang tak pernah menentu, pembicaraan yang tak pernah ada bagai sedang dibelenggu. Aku hanya mau berdewasa dan segera kembali bicara, semua sudah baik-baik saja. Jadi ini saja, semoga kita sama-sama sedang bahagia.

Bagaimana pendapat anda?

%d bloggers like this: