Puisi – “Kasih” Karya Seriana

Puisi – “Kasih” Karya Seriana

KASIH   Germis tipis meresap di hati Cipta bianglala dengan warna tak sempurna Kemana warna yang berjanji datang tepat waktu Mengutuk diri menunggumu disini   Ah ..masihkah segar bau pagi Sedang telah layu kepak sayap merpati Membaui harap  yang kini jadi senyap bagai menabur duri bergerigi   kasih… masih samakah sapa penghalau alpa bila aksara …

+ Read More

Resensi Buku – Iaku, Buku Puisi Ari Kpin

Resensi Buku – Iaku, Buku Puisi Ari Kpin

MENGENAL SUDUT PANDANG, MERABA KEHIDUPAN LEWAT IAKU “Memainkan not yang salah bukanlah hal yang fatal. Bermain tanpa hasrat, itu baru tak termaafkan.” Begitu kata Ludwig Van Beethoven, seorang komposer dari Jerman. Seperti yang diketahui, sekarang di Indonesia tidak banyak penyair yang menonjol dengan cara pembawaan pembacaan puisinya. Yari Jomantara atau akrab disapa Ari Kpin muncul …

+ Read More

Puisi – “Bisik Senja” Karya Seriana

Puisi – “Bisik Senja” Karya Seriana

Ku simpan rindu ini untukmu Pada jingga yang diam-diam berbisik di ujung senja Tertatih mengeja alunan melodi Dari dawai hati   Setiap deguban jantung dan tumbuh mu Bergumul dengan segala resah Keluh bergulung menyapa Menghantam rapuh diri   Tidak… Hitam yang meraja Terlalu pongah hentakkan mimpi Ku pungut kembali asa demi asa Ku susun kembali …

+ Read More

Puisi – 8,2 Detik

Puisi – 8,2 Detik

Delapan koma dua detik Apa maknanya bagimu? Mungkin tak ada! Satu…….. dua……… tiga…….. berdetik Hingga benar-benar menajdi delapan koma dua detik Tik tik tik Namun dia tak berkoma Mari kita hitung bersama! Hai! Detik pertama, aku membencimu Detik kedua, aku masih saja membencimu Detik ketiga kemudian, aku coba mengamatimu Tunggu! Tiga koma lima detik, kau …

+ Read More

Cerpen – Terjebak Angan

Cerpen – Terjebak Angan

Kubuka mata, sinar matahari menyelinap disela tirai. Hari Selasa ya? kumulai lagi rutinitas pagi sebelum berangkat ke kampus. Mandi, pakai baju, bersiap, dan berangkat. Berulang-ulang dan itu cukup memberi kesenangan tersendiri bagiku. “Hah! kuliah lagi” dengusku. “Sial! kesiangan lagi” umpatku sembari berlari menuju kampus. “Hosh! Hosh!” kuambil nafas tersengal sambil berlari menuju kampus. Beruntunglah dosen …

+ Read More