Puisi – 8,2 Detik

Puisi – 8,2 Detik

Delapan koma dua detik

Apa maknanya bagimu?

Mungkin tak ada!

Satu…….. dua……… tiga…….. berdetik

Hingga benar-benar menajdi delapan koma dua detik

Tik tik tik

Namun dia tak berkoma

Mari kita hitung bersama!

Hai!

Detik pertama, aku membencimu

Detik kedua, aku masih saja membencimu

Detik ketiga kemudian, aku coba mengamatimu

Tunggu!

Tiga koma lima detik, kau malah tersenyum

Lalu empat detik,

ternyata tak buruk

Bukankah ada empat koma satu, dua, tiga, atau bahkan setengahnya?

Aku tak peduli!

Lima detik selanjutnya, dahimu bak cendani

Lalu enam detik, dan alismu imba

Tahu-tahu sudah tujuh detik

Tiba-tiba delapan detik

Aku melihat manggis merah

Dan delapan setengah detik lamanya aku menatapmu

Tanpa sempat membasahi skleraku

Sialan!

Aku mengamatimu

Lebih dari delapan koma dua detik

 

 

 

Pandu Meidian Pratama

Bagaimana pendapat anda?

%d bloggers like this: