Tag: puisi dari telentayan

Puisi Mohamad Cholis

Puisi Mohamad Cholis

Kepada Penyair   Bapak dan ibumu serupa denting bunyi Yang aku kawinkan di jurang hati   Engkau adalah kekasih sunyi Terlahir dari Rahim meditasi   Jangan pernah engkau mati Melukis ruang paling abadi   Telenteyan,2020   Kutunggu   Kutunggu kau pada selembar surat matahari Juga pada serabut ayat-ayat rindu dalam puisi   Telah kutemui delapan …

+ Read More