[PROSA] DIAM

Oleh: Leonardo Marboen

Tiada kehendak   memegahkan diri menawarkan hati saat kehampaan mendera. Titipan pesan tak berbalas, bak bertepuk sebelah tangan, walau diam itu tetaplah memiliki arti. Berharap  ujaran sebait kata lebih berarti  saat membendung sunyi. Kala kata itu tak lagi dijawab kata, maka hampa membelenggu raga. Diam seribu bahasa, penuh tanya ,sementara untaian   sajak-sajaknya mengajak hasrat ucapkan salam dari nun jauh. Sajaknya mewakili  sukma  yang terhempas  gelombang di lautan kehidupan fana. Rangkaian kata-kata indah beralaskan  kesetiaan , seolah  tegar tapi rapuh. Dari sajaknya  tersirat makna akan perihnya  dan  mengajak  hasrat hati kenalkan diri  berbait sajak dan prosa.

Continue reading

Posted in Sastra | Tagged , , | Leave a comment

“Puisi yang Bertengger dan Menetap” Serta Kumpulan Puisi Lainnya

SAJAK BANGSA  TERLUKA

Oleh: Leo Marboen

Anak-anak bangsa berseteru saat mereka berebut kekuasaan

Continue reading

Posted in Puisi | Tagged , , | Leave a comment

[CERPEN] Tanpa Judul

Aku terlahir dari keluarga yang sederhana. Aku mempunyai seorang kakak, ia sudah bekerja sekarang. Aku tinggal bersama nenekku, Ibuku bekerja sebagai PRT di daerah lain. Ayahku meninggalkan kami sejak aku masih kecil, ketika kakakku masih TK. Aku dan kakakku terpaut dua setengah tahun. Kami dua saudara yang amat berbeda kakakku lebih gaul, ia mempunyai kulit yang lebih cerah daripada aku, ia juga mudah bergaul dan banyak dikenal orang. Berbeda dengan diriku aku mempunyai kulit yang lebih gelap darinya, aku juga mempunyai kumis tipis di atas bibirku dan itu membuat aku tidak percaya diri. Aku juga dikenal pemalu oleh sebagian orang sehingga aku juga mempunyai teman yang lebih sedikit. Ya beginilah aku. Sekarang aku sudah duduk kelas 3 SMK, dan sudah menjalani UN kini saatnya menunggu pengumuman kelulusan. Continue reading

Posted in Cerpen | Tagged , , | Leave a comment

CARA MELESTARIKAN BUDAYA SENI REOG MELALUI MEDIA SOSIAL

Belakangan ini pemerintah sudah mulai gencar melakukan usaha agar kebudayaan kita dikenal oleh dunia luas, dan dapat diakui oleh seluruh dunia bahwa banyak kebudayaan yang Indonesia miliki, sekarang tinggal bagaimana kita sebagai orang Indonesia ikut membantu usaha yang telah dilakukan pemerintah. Continue reading

Posted in Sastra | Tagged | Leave a comment

Kumpulan Puisi Karya Fadh, Oktavia, dan Van Alif

TAKKAN DIPENJARA

Oleh : Fadh ahmad arifan
*Penulis tinggal di kota Malang, kini mengajar di MTs Muhammadiyah 2 Malang. 

Ibukota punya 2 agenda
Sambut kedatangan wapres Amerika
Dan juga persidangan Terdakwa
Terdakwa pelecehan surah al-Maidah

Sidang pembacaan tuntutan sempat ditunda  Continue reading

Posted in Puisi | Tagged | Leave a comment