Cerpen “Duhai Sang Waktu” Karya Ariqy Raihan

Duhai Sang Waktu

“Satu-satunya hal yang akan kusesali adalah ketika datang masanya aku harus membalikkan badan dan tak ada siapapun disana.”

Duhai, Sang Waktu. Ada sebuah perihal yang hendak kukatakan padamu. Bukan hujan yang selama ini kurindukan, ataupun langit senja yang selama ini kunantikan. Aku bahkan tidak akan membahas tentang jalan gelap yang selama ini kutapaki. Continue reading

Posted in Cerpen | Tagged , , | Leave a comment

Puisi-puisi Alexander Aur Apelaby

Puisi kali ini, kami menghadirkan karya berkelas dari Seorang Alexander Aur Apelaby. Penikmat sastra asal NTT ini menyumbangkan beberapa karya emasnya yang dapat kita nikmati bersama. Continue reading

Posted in Puisi | Tagged , , , | Leave a comment

Puisi “Gerbang Langit” Karya Rakhbudi Umar

Puisi cantik nan sendu dari Rakhbudi Umar yang mungkin akan membuat anda tersenyum sembari mengingat kenangan yang serupa kala membacanya. Continue reading

Posted in Puisi | Tagged , | Leave a comment

Cerpen Extravaganza 2 Karangan Muhammad Ariqy Raihan

BACA. LIHAT. KATAKAN

Awan putih pekat mengarak menuju utara. Cericit Mockingbird akan membangunkan siapapun yang ada di dekat pohon tempatnya bertengger. Sebuah kota kecil yang dulunya, pernah menjadi buah bibir banyak orang. Pantai nya menawarkan senja. Penduduk kotanya menawarkan keramahan. Aliran kertas bertuliskan angka ada dimana-mana. Orang-orang dari luar silih berganti datang. Para penjaja minuman ringan di sepanjang pantai, pembawa denyut nadi di pasar, atau sekadar menawarkan tempat berteduh semalam yang sangat bersahabat. Ekonomi menjadi hidup lebih daripada luas kota itu sendiri. Continue reading

Posted in Cerpen | Tagged , , | Leave a comment

Puisi “Kubenci Realita” Karangan Muharram Syahri Siregar

Puisi kiriman pembaca kali ini tidak jauh-jauh dari kebenciannya pada hidup. Syahri dengan tegas memprotes kehidupan yang dijalaninya. Puisinya yang kelam dengan sentuhan amarah yang disampaikan secara lugas membuat power dari karya ini sangat terasa. Continue reading

Posted in Puisi | Tagged , , , | 1 Comment