(Puisi) lelaki absurd dan wanita normal

(Puisi) lelaki absurd dan wanita normal

…dalam hal lain dia hanya disibukkan untuk mengerjakan sesuatu agar orang lain senang, tapi dalam sastra, dia berbalik total, menyenangkan dirinya sendiri, jangan berharap kau akan bisa hanya sekedar menyapanya, dia tak mengenalimu apalagi mempedulikanmu, kalaupun ada yang mampu mengusiknya untuk diajak berkelit kata, dialah masalalu… masalalu? masalalu seperti apa yang kau maksud? apakah dia …

+ Read More

(Puisi) Gaduh

(Puisi) Gaduh

By : F. Dewo Prianggo Dunia semakin gaduh, Terdengar suara suara bising, Mulutmu terlalu banyak bersuara, Membuatku semakin membisu, Bahkan intuisiku saja, aku tak bisa mendengarnya, Gaduh sekali…. Hatiku berucap lirih, Diam, hening, Semakain diam, semakin aku mendengar, Dikala dunia sibuk bicara, Aku memilih untuk hening, Sembari mendengar derau ombak dalam sanubari yang ritmenya semakin …

+ Read More

(Esai) Seni Menemukan Cinta

(Esai) Seni Menemukan Cinta

Eksistensi manusia adalah ko-eksistensi. Begitu ungkapan Gabriel Marcel. Tidak ada manusia yang bisa hidup sendirian tanpa orang lain. Adanya manusia berarti ada bersama dengan hidup orang lain. Seperti saya, sesamapun hadir sebagai subjek dengan keunikan & ciri khas yang di miliki. Kehadiran orang lain bukan sebagai objek bagi diriku, melainkan subjek seperti halnya diriku. Kekuatan …

+ Read More

(Cerpen) Pesan Dari Seorang Guru

(Cerpen) Pesan Dari Seorang Guru

Jingga meraja di ufuk barat. Semilir angin berhembus menyapa wajah-wajah lelah. Kulipat goni tempat ikan-ikan sungai yang sudah terjual habis. Orang-orang berkerumun menunggu robin yang akan mengantarkan kami pulang ke kampung. Di antara wajah orang-orang tadi ada satu wajah teduh yaitu wajah guruku, bu Aisyah, kami memanggilnya. Bu Aisyah tak sadar dengan keberadaanku karena ia …

+ Read More

(Esai) Kisah yang Mengukir Imajinasi Kolektif

(Esai) Kisah yang Mengukir Imajinasi Kolektif

Oleh Muakhor Zakaria Dosen perguruan tinggi La Tansa, Rangkasbitung, Banten Selatan   Sepanjang abad umat manusia selalu membangun dongeng-dongeng fiktif dalam pikirannya. Apalagi ketika mereka bermaksud membangun tata sosial baru, selalu saja menciptakan cerita-cerita baru untuk menggeser cerita lama yang dianggap tandingannya. Revolusi terjadi dengan cara-cara seperti itu, di negeri manapun. Propaganda dan hoaks, bukanlah …

+ Read More